Penjualan Mobil China di Indonesia Melonjak 82 Persen, BYD dan Jaecoo Jadi Penggerak Utama

Penjualan Mobil China di Indonesia Melonjak 82 Persen, BYD dan Jaecoo Jadi Penggerak Utama

Para pengunjung mendatangi stan merek otomotif China Leapmotor dalam press day GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 di Indonesia Convention Exhibition di Tangerang, Provinsi Banten, pada 29 Juli 2026. (Xinhua/Agung Kuncahya B.)

NYALANUSANTARA, Jakarta- Penjualan mobil asal China di pasar Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan signifikan. Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO), penjualan grosir (wholesale) kendaraan merek China sepanjang Januari hingga Juli 2026 mencapai 94.971 unit.

Angka tersebut meningkat 82 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini turut menjadi salah satu faktor yang mendorong kenaikan penjualan mobil nasional yang tumbuh 18,3 persen dalam tujuh bulan pertama 2026.

Dari total penjualan mobil China tersebut, kontribusi terbesar berasal dari BYD dan Jaecoo. BYD mencatat penjualan sebanyak 29.826 unit, sementara Jaecoo membukukan 20.534 unit.

Dengan capaian tersebut, BYD berhasil menempati posisi kelima sebagai merek mobil terlaris di Indonesia dengan pangsa pasar sebesar 5,8 persen. Sementara Jaecoo berada di peringkat kedelapan dengan pangsa pasar 4 persen.

Saat ini, sebanyak 18 merek kendaraan asal China telah terdaftar di GAIKINDO. Jumlah tersebut mencakup kendaraan penumpang maupun kendaraan niaga, termasuk FAW dan Farizon sebagai produsen kendaraan komersial.

Sebagian besar merek China mencatatkan pertumbuhan positif sepanjang tahun ini. BYD misalnya tumbuh 82 persen, sedangkan Geely mencatat lonjakan paling tinggi dengan peningkatan penjualan hingga 861 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Memasuki semester kedua 2026, produsen mobil China semakin agresif memperluas pasar Indonesia. Sejumlah merek memperkenalkan kendaraan terbaru melalui ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 yang berlangsung akhir Juli hingga awal Agustus.

Kendaraan energi baru atau *new energy vehicle* (NEV) menjadi salah satu fokus utama para produsen asal China. Tren kendaraan listrik dinilai semakin memiliki peluang besar seiring meningkatnya minat konsumen terhadap mobil ramah lingkungan.

Selain memperkenalkan produk baru, beberapa merek China juga mulai masuk ke pasar Indonesia. Tiga merek baru yang hadir dalam waktu dekat antara lain Zeekr, Leapmotor, dan Hongqi.

Hongqi, merek kendaraan premium asal China, menjadi salah satu pendatang baru yang menarik perhatian. Merek tersebut memperkenalkan SUV listrik Hongqi E-HS9 sebagai model awal untuk bersaing di segmen kendaraan premium Indonesia.

preferred sources in Google Searc


Editor: Redaksi
Sumber: Xinhua

Terkait

Komentar

Terkini