Skoda Kushaq 1.0L 8AT 2026 Catat Konsumsi Bahan Bakar Lebih Efisien

Skoda Kushaq 1.0L 8AT 2026 Catat Konsumsi Bahan Bakar Lebih Efisien

ISTIMEWA

NYALANUSANTARA, JAKARTA- Pada Maret 2026, Skoda memperkenalkan versi terbaru Kushaq dengan sejumlah pembaruan penting. Salah satu perubahan terbesar adalah penggunaan transmisi otomatis 8 percepatan torque converter pada mesin bensin turbo 1,0 liter, yang menggantikan transmisi otomatis 6 percepatan pada model sebelumnya.

Untuk mengetahui performa efisiensinya dalam penggunaan sehari-hari, Autocar India melakukan pengujian konsumsi bahan bakar Kushaq 1.0L 8AT dalam kondisi dunia nyata. SUV ini memiliki bobot sekitar 1.300 kg dan dibekali sistem start-stop otomatis yang cukup agresif.

Skoda mengklaim Kushaq 1.0L 8AT mampu mencatatkan konsumsi bahan bakar hingga 19,09 km per liter. Angka tersebut meningkat sekitar 1 km per liter dibandingkan model lama yang menggunakan transmisi otomatis 6 percepatan.

Kushaq tetap menggunakan mesin bensin turbo injeksi langsung tiga silinder berkapasitas 1,0 liter. Mesin tersebut menghasilkan tenaga 115 hp dan torsi maksimum 178 Nm. Kehadiran transmisi otomatis 8 percepatan diharapkan mampu memberikan efisiensi yang lebih baik tanpa mengurangi performa kendaraan.

Dalam pengujian di kondisi nyata, Kushaq 1.0L 8AT mencatatkan konsumsi bahan bakar 10,7 km per liter untuk penggunaan di dalam kota. Sementara pada perjalanan di jalan raya, efisiensinya mencapai 15,1 km per liter. Secara keseluruhan, rata-rata konsumsi bahan bakarnya tercatat sebesar 12,9 km per liter.

Hasil tersebut menunjukkan peningkatan dibandingkan Kushaq versi lama dengan transmisi otomatis 6 percepatan. Model terbaru mampu mencatatkan efisiensi lebih baik sekitar 1,8 km per liter di dalam kota dan 2,7 km per liter di jalan raya, meski bobotnya bertambah sekitar 14 kg.

Sama seperti generasi sebelumnya, Kushaq 1.0L 8AT tidak dibekali pilihan mode berkendara. Namun, SUV ini tetap mempertahankan sistem start-stop otomatis yang bekerja cukup agresif. Mesin bahkan dapat mati ketika kendaraan mulai melambat, sebelum mobil benar-benar berhenti.

Di sisi lain, fungsi creep pada transmisi otomatis terbaru terasa tidak seagresif versi 6 percepatan. Meski demikian, respons akselerasi kendaraan masih tergolong baik dan cukup sigap untuk penggunaan harian.

Dalam melakukan pengujian konsumsi bahan bakar, Autocar India menggunakan metode yang dibuat mendekati kondisi penggunaan normal. Tangki bahan bakar diisi hingga penuh sebelum pengujian dimulai, sementara tekanan ban dijaga sesuai rekomendasi pabrikan.

Mobil kemudian dikendarai melalui rute yang telah ditentukan di wilayah Navi Mumbai dengan kecepatan rata-rata tertentu. Selama pengujian, setiap kendaraan hanya membawa satu orang dan sistem AC diatur pada suhu 22 derajat Celcius dalam mode otomatis.

preferred sources in Google Searc


Editor: Lulu

Komentar

Terkini