Bentley Supersports 2026, Ketika Grand Tourer Berubah Menjadi Rudal di Laguna Seca
NYALANUSANTARA, JAKARTA- Menuruni enam lantai biasanya cukup dilakukan menggunakan lift atau tangga. Namun, pengalaman tersebut terasa berbeda ketika dilakukan menggunakan mobil di sirkuit Laguna Seca Raceway. Salah satu bagian paling ekstrem di lintasan ini adalah Corkscrew, rangkaian tikungan yang membuat mobil turun sekitar 60 kaki hanya dalam beberapa detik.
Namun, tantangan sebenarnya bukan hanya berasal dari lintasan, melainkan dari mobil yang digunakan, yakni Bentley Supersports terbaru. Bentley menghilangkan nama "Continental" dari model ini karena menganggap Supersports memiliki karakter yang jauh berbeda dari Continental GT.
Perubahan terbesar terlihat pada bobot. Bentley memangkas sekitar 500 kilogram dibandingkan Continental GT, dengan sekitar 300 kilogram di antaranya berasal dari penghapusan sistem hybrid. Pengurangan bobot juga dilakukan melalui penggunaan atap dan bagasi berbahan serat karbon, pelek tempa ringan hasil pengembangan bersama Manthey Racing, rem karbon-keramik, serta penghapusan kursi belakang.
Yang paling signifikan, Bentley Supersports tidak lagi menggunakan penggerak empat roda. Mobil ini menjadi Bentley penggerak roda belakang pertama sejak Mulsanne sekaligus salah satu model paling ringan dalam sejarah modern Bentley, dengan bobot di bawah 2.000 kilogram.
Desain Agresif dan Fokus pada Aerodinamika
Secara visual, Supersports tampil jauh lebih agresif dibandingkan Continental GT. Bodinya dihiasi canard, sill, dan winglet berbahan serat karbon, sementara splitter depan serta diffuser belakang dibuat dengan ukuran terbesar yang pernah digunakan Bentley.
Bagian belakang juga mendapatkan ventilasi untuk membantu membuang udara panas dari area roda. Seluruh elemen tersebut memiliki fungsi aerodinamika dan berpuncak pada spoiler belakang berbahan serat karbon yang mampu menghasilkan hingga 300 kilogram tambahan downforce pada kecepatan tinggi.
Bentley menawarkan tiga pilihan warna gradasi atau ombre, termasuk Mulliner Dragon Red. Pelek tempa 22 inci dari Manthey Racing juga dapat dipadukan dengan ban semi-slick Pirelli P Zero Trofeo RS sebagai opsi.
Meski terlihat sangat agresif, desain tersebut dinilai sedikit mengorbankan keanggunan khas Bentley. Garis bodi yang sebelumnya halus kini dipenuhi perangkat aerodinamika yang membuat Supersports terlihat lebih seperti mobil balap jalan raya.
Kabin Tetap Mewah Meski Kursi Belakang Dihilangkan
Editor: Lulu
Terkini
NYALANUSANTARA, Semarang - Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng…
KUASAKATACOM, Ungaran - Beredar di sejumlah akun media…
NYALANUSANTARA, Semarang – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi…
NYALANUSANTARA, Semarang – Unwahas Semarang kembali menorehkan langkah…
Serial web Dupahiya Musim 2 kembali menghadirkan Gajraj…
NYALANUSANTARA, Riau – Tim Pembina Samsat Nasional terus…
NYALANUSANTARA, Semarang – Polda Jateng menggelar Upacara Serah…
NYALANUSANTARA, Semarang – Kepala Kanwil Kemenkumm Jateng, Heni…
Tegal - Kanwil Kemenkum Jateng terus mendorong penguatan…
Jakarta – Pemerintah menindaklanjuti arahan presiden untuk melakukan…
Drishyam: The Conclusion kembali melanjutkan perjalanan Vijay Salgaonkar…

Komentar