Menuju Bebas TBC, Pemprov Jateng Dorong Kolaborasi dengan Berbagai Pihak
Pasalnya, TBC merupakan penyakit yang berisiko pada kematian. Dalam satu tahun, diperkirakan 134 ribu kematian. Artinya, setiap jam ada 15 kematian akibat TBC.
Ditambahkan, tidak hanya membunuh, yang memberatkan adalah jika TBC menimpa anak-anak. Apalagi, jika dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, peningkatan kasus TBC cukup tajam.
"Secara nasional, temuan kasus TBC sebesar 40 persen, temuan TBC anak sampai 250 persen. Ini menjadi perhatian, karena ada hubungan dengan stunting. Jika gizi jelek, anak mudah stunting. Dan anak dengan TBC, gizinya jelek," ujar Imran.
Dikatakan, program USAID Bebas TBC menjangkau empat provinsi, yakni Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, dan Sumatera Utara, mengingat temuan kasus di tempat tersebut terhitung tinggi.
Sehingga, jika TBC di empat provinsi itu tertangani, sama dengan sudah membereskan TBC di Indonesia hingga 60-70 persen.
Editor: Admin
Terkait
NYALANUSANTARA, Lasem - Proyek revitalisasi Puskesmas Lasem dengan…
KETIKA musim hujan tiba, banyak ditemukan jalan rusak.…
NYALANUSANTARA, Semarang- Berdasarkan data Dinas Tenaga Kerja dan…
Terkini
NYALANUSANTARA, Semarang - Hotel Mahima Semarang merayakan HUT…
NYALANUSANTARA, Jakarta – PT Astra Honda Motor (AHM)…
NYALANUSANTARA, Semarang – Pelayanan publik yang berkualitas tidak…
NYALANUSANTARA, Semarang – PT KAI Daop 4 Semarang…
NYALANUSANTARA,, Yogya - Di tengah pesatnya perkembangan teknologi…
NYALANUSANTARA, Jakarta – PT Astra International Tbk terus…
NYALANUSANTARA, Semarang – Universitas Wahid Hasyim atau Unwahas…
NYALANUSANTARA, Semarang - Universitas Negeri Semarang (UNNES) melalui…
NYALANUSANTARA, Jakarta – Pebalap binaan PT Astra Honda…
NYALANUSANTARA, Semarang – PSIS Semarang kembali memperkuat sektor…
NYALANUSANTARA, Solo— Bursa transfer Persis Solo menjelang kompetisi…
Komentar