Wakil Dirut KAI Pimpin Perjalanan Inspeksi Jelang Angkutan Nataru
NYALANUSANTARA, Banyumas - PT KAI melakukan perjalanan inspeksi untuk memastikan kesiapan operasional jelang masa Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru 2025/2026). Pemeriksaan dilakukan untuk melihat langsung kondisi sumber daya manusia, sarana, prasarana, dan fasilitas pelayanan di wilayah operasi.
Perjalanan inspeksi dibagi menjadi dua lintas, yakni lintas utara dan lintas selatan. PT KAI Daop 5 Purwokerto menjadi bagian dari pemeriksaan lintas selatan yang dipimpin oleh Wakil Direktur Utama KAI Dody Budiawan dan dihadiri Direktur Pengelola Sarana dan Prasarana Heru Kuswanto, Direktur SDM dan Kelembagaan Atih Nurhayati, Direktur Portofolio Management dan Teknologi Informasi I Gedhe Darmayusa, Direktur Perencanaan Strategis dan Manajemen Risiko Wilaman Hatoguan Marudut Sijabat, perwakilan KNKT, Komisaris KAI Rizal Arifin dan Edang Tiratana, Arnanto serta Direktur Jenderal Prasarana DJKA Catur Wicaksono.
Usai melakukan pembinaan kepada jajaran Daop 5 Purwokerto, Wakil Direktur Utama KAI, Dody Budiawan, mengatakan bahwa pemeriksaan ini penting untuk memastikan seluruh unsur operasional berada dalam kondisi baik.
“KAI memastikan seluruh komponen mulai dari SDM, sarana, prasarana, hingga fasilitas pelayanan siap melayani pelanggan selama periode Nataru. Pemeriksaan ini kami lakukan untuk menjamin operasional berjalan aman dan lancar,” ujarnya.
Dody menjelaskan bahwa dalam perjalanan menggunakan kereta inspeksi, jajaran KAI membahas sejumlah kondisi lapangan, termasuk daerah rawan serta potensi cuaca ekstrem yang diprediksi terjadi pada periode angkutan akhir tahun. Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, KAI telah memetakan tiga Daerah Pantauan Khusus (Dapsus) di wilayah Daop 5. Pada titik-titik tersebut, KAI menyiapkan langkah mitigasi dan peningkatan pengawasan.
Sebagai bagian dari penguatan kesiapsiagaan, KAI juga menempatkan AMUS (alat material untuk siaga), sarana khusus, lokomotif posko, serta sarana cadangan yang tersebar di Purwokerto, Kroya, dan Kutoarjo. Fasilitas tersebut disiapkan agar respons terhadap kondisi darurat dapat dilakukan secara cepat dan efektif, terutama ketika terjadi gangguan akibat cuaca ekstrem.
KAI juga menyiapkan personel tambahan di wilayah Daop 5 untuk memperkuat aspek keselamatan. Sebanyak 54 petugas bantuan keamanan dikerahkan berkolaborasi dengan TNI dan Polri, ditambah 50 Petugas Penilik Jalan (PPJ) ekstra, 5 Petugas Jaga Lintasan (PJL) ekstra, 3 penjaga daerah rawan, serta 24 customer service mobile.
Editor: Holy
Terkini
Film animasi 2D asal Tiongkok Nobody (2025) muncul…
NYALANUSANTARA, Semarang - PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk…
NYALANUSANTARA, Jakarta – Pelaksanaan Rapat Koordinasi Pengendalian Kinerja…
NYALANUSANTARA, Semarang – Rooms Inc Semarang dan DP…
NYALANUSANTARA, Bawen - Karena Diduga rem blong, truk…
NYALANUSANTARA, Semarang - Lapas Kelas I Semarang kedatangan…
NYALANUSANTARA, PONOROGO- Seorang mahasiswi bernama Faradila Amalia Najwa (21),…
NYALANUSANTARA, Semarang - Isu ketahanan pangan menjadi perhatian…
NYALANUASANTARA, JAKARTA- Ketua Umum Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan…
NYALANUSANTARA, Semarang – Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang…
NYALANUSANTARA, Jakarta – Kementerian Hukum (Kemenkum) kembali meraih…
Komentar