Militer Thailand Perluas Serangan Udara, Korban Tewas Warga Sipil Kamboja Jadi 12 Orang

Militer Thailand Perluas Serangan Udara, Korban Tewas Warga Sipil Kamboja Jadi 12 Orang

Foto istimewa.

NYALANUSANTARA, Jakarta- Serangan militer Thailand terhadap Kamboja di Daerah Militer Keempat telah semakin jauh memasuki wilayah kedaulatan Kamboja, ungkap Kementerian Pertahanan Kamboja pada Senin, 15 Desember 2025.

Militer Thailand telah memperluas serangan udara mereka ke sebuah lokasi di Provinsi Siem Reap, Kamboja barat laut, urai kementerian tersebut dalam sebuah rilis pers, seraya menambahkan bahwa militer Thailand menggunakan jet tempur F-16 untuk menjatuhkan dua bom di dekat kamp pengungsi sipil di provinsi itu pada Senin pukul 10.00 waktu setempat.

Juru bicara Kementerian Dalam Negeri Kamboja Touch Sokhak menyampaikan dalam konferensi pers pada Senin tersebut bahwa konflik terbaru di perbatasan dengan Thailand telah menewaskan 12 warga sipil Kamboja dan melukai 74 orang lainnya hingga Minggu, 14 Desember pukul 18.00 waktu setempat.

Selain itu, jumlah pengungsi di Kamboja telah melampaui 403.000 orang, termasuk sekitar 208.000 wanita dan sekitar 96.000 anak-anak, menurut juru bicara tersebut.

Wakil Sekretaris Negeri sekaligus Juru Bicara Kementerian Pertahanan Kamboja Letnan Jenderal Maly Socheata menyampaikan bahwa dari Minggu tengah malam hingga Senin pagi, militer Thailand terus menembakkan artileri ke berbagai lokasi di wilayah Kamboja.

Konflik perbatasan Kamboja-Thailand kembali memanas sejak 7 Desember, dan kedua pihak saling menuding pihak lain memulai serangan. 


Editor: Redaksi
Sumber: Xinhua

Terkait

Komentar

Terkini