Nataru, PDAM Kota Semarang Jamin Stok Air Bersih Aman
NYALANUSANTARA, Semarang - PDAM Tirta Moedal Kota Semarang memastikan ketersediaan air bersih tetap aman selama perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). PDAM menyatakan siap mengantisipasi potensi lonjakan kebutuhan air, khususnya di kawasan perkotaan dan sektor pariwisata.
PLT Direktur Umum PDAM Tirta Moedal, Yulianto Prabowo, mengatakan secara umum stok air dan kesiapan personel dalam kondisi aman.
“Untuk Nataru, stok kami aman, pasokan kami siap melayani Kota Semarang. Tidak ada kendala berarti,” katanya, Sabtu (20/12).
Menurut Yulianto, peningkatan konsumsi air saat Nataru umumnya terjadi di wilayah perkotaan, terutama hotel dan sektor non-domestik. Namun lonjakan tersebut dinilai tidak signifikan.
“Liburannya relatif pendek, sekitar satu minggu. Okupansi hotel di Semarang juga sudah tinggi, di atas 80 persen, sehingga tambahan kebutuhan di sektor non-domestik tidak terlalu besar secara keseluruhan,” jelasnya.
Selain menjaga keandalan layanan saat Nataru, PDAM Tirta Moedal juga terus mendorong ekspansi pelanggan. Pada 2025, target penambahan pelanggan baru sebanyak 9.500 sambungan berhasil tercapai, bahkan hampir menyentuh angka 10 ribu pelanggan. Saat ini, total pelanggan PDAM Tirta Moedal telah mencapai sekitar 202 ribu.
“Alhamdulillah target 2025 tercapai, bahkan over target karena didukung proyek Inpres. Tahun 2026 kami kembali menargetkan penambahan 9.500 pelanggan, dengan dukungan proyek Inpres sekitar 2.200 sambungan,” kata Yulianto.
PDAM juga menargetkan peningkatan kubikasi pemakaian air rata-rata sebesar 2 persen per tahun untuk setiap pelanggan, terutama dengan mengoptimalkan segmen pelanggan premium dari sektor industri dan bisnis. Saat ini, pelanggan non-domestik baru sekitar 8 persen, sementara 92 persen masih didominasi pelanggan domestik.
“Kami berharap semakin banyak industri dan pelaku bisnis beralih dari penggunaan air bawah tanah (ABT) ke PDAM. Ini penting untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan menekan penurunan muka tanah di Kota Semarang,” tegasnya.
Yulianto menyebut sejumlah kawasan industri telah dilayani PDAM, di antaranya Kawasan Industri Candi (KIC), Tambak Aji, Kaligawe, serta berbagai hotel di Kota Semarang. Ke depan, optimalisasi layanan di wilayah Pantura juga menjadi prioritas untuk mengurangi ketergantungan industri terhadap ABT.
Editor: Holy
Terkini
NYALANUSANTARA, Semarang - Sejarah Hari Kebangkitan Nasional bermula…
NYALANUSANTARA, Semarang - Dosen Program Studi S1- Teknik…
NYALANUSANTARA, Semarang - Suasana seru dalam setiap acara…
NYALANUSANTARA, Semarang – Polda Jateng menegaskan komitmennya untuk…
NYALANUSANTARA, Semarang – Polda Jateng bersama Polrestabes Semarang…
NYALANUSANTARA, Kediri- Penyerang Persik Kediri, Jose Enrique, membuka…
NYALANUSANTARA, Semarang - Dalam rangka kesiapan pelayanan kegiatan…
NYALANUSANTARA, Kediri- Gustavo Almeida menjadi salah satu pemain…
NYALANUSANTARA, Semarang - Guna meningkatkan kualitas pelayanan informasi…
NYALANUSANTARA, Semarang - Di tengah perubahan besar sistem…
NYALANUSANTARA, Gunungkidul- SMK Muhammadiyah Karangmojo meresmikan gedung Ruang…
Komentar