Perayaan Natal 2025 yang Digelar Pemkab Gunungkidul Diikuti Ratusan Orang dari Berbagai Kalangan
NYALANUSANTARA, Gunungkidul – Pemerintah Kabupaten Gunungkidul menggelar perayaan Natal 2025 yang penuh khidmat, dihadiri sekitar 900 peserta dari berbagai elemen masyarakat, termasuk ASN, TNI, Polri, BUMD, BUMN, dan masyarakat umum. Acara yang berlangsung di Auditorium Taman Budaya Gunungkidul pada Senin, 29 Desember 2025, ini menjadi momen penting untuk mempererat tali persaudaraan dan menunjukkan kepedulian terhadap sesama, terutama mereka yang tengah menghadapi musibah.
Mengangkat tema nasional dari Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) dan Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), yaitu "Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga", perayaan ini menekankan pentingnya keluarga sebagai fondasi utama kehidupan.
Dalam sambutannya, Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, menyampaikan bahwa keluarga adalah tempat pertama di mana kasih, iman, dan nilai kemanusiaan diperkenalkan. "Cinta adalah anugerah Tuhan yang harus disyukuri, dirawat, dan dibagikan agar mampu menghadirkan kedamaian bagi bangsa," ujar Endah.
Ia berharap agar melalui perayaan Natal ini, setiap keluarga di Gunungkidul dapat memulihkan relasi yang terluka dan menjadi tanda kasih bagi sesama dan seluruh ciptaan.
Perayaan Natal kali ini berbeda dari tahun sebelumnya dengan adanya aksi nyata bertajuk "Pertobatan Ekologis". Ketua Panitia, Antonius Hary Sukmono yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup, secara simbolis menyerahkan keranjang sampah daur ulang plastik kepada Pemerintah Kabupaten Gunungkidul. Aksi ini merupakan komitmen nyata dalam menjaga kelestarian alam dan merespons bencana alam seperti banjir dan tanah longsor yang melanda beberapa wilayah Indonesia.
"Keranjang sampah ini akan didistribusikan ke lima lokasi strategis, yaitu Terminal Semanu, Gedung Serba Guna Siyono, Taman Kuliner, dan Pasar Argosari," kata Antonius.
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk selalu merawat bumi demi generasi mendatang.
Acara itu juga menjadi simbol kuatnya toleransi dan kerukunan umat beragama di Gunungkidul. Kehadiran tokoh-tokoh penting seperti Ketua FKUB dan jajaran Forkopimda, serta penampilan anak-anak yang membawakan kisah Lazarus dan Abraham, semakin mempererat kebersamaan antar umat.
Di penghujung acara, Bupati Endah Subekti Kuntariningsih menyampaikan ucapan selamat menyambut Tahun Baru 2026 dengan harapan agar tahun yang baru membawa semangat pengabdian lebih tulus dalam membangun Gunungkidul yang adil, makmur, dan lestari.
Editor: Redaksi
Terkait
NYALANUSANTARA, Gunungkidul— Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih meresmikan…
NYALANUSANTARA, Gunungkidul– Pemerintah Kabupaten Gunungkidul melalui Badan Keuangan…
Terkini
NYALANUSANTARA, Semarang— Bank Jateng menggelar Gebyar Fest 81…
NYALANUSANTARA, Semarang— Upaya perlindungan terhadap perempuan dan anak…
NYALANUSANTARA, Semarang— Program Beasiswa Santri dan Pengasuh Pondok…
NYALANUSANTARA, Semarang— Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memperkuat pengembangan…
Mataram - PT Jasa Raharja (Persero) bergerak cepat…
NYALANUSANTARA, Semarang— Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin…
NYALANUSANTARA, Semarang— Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus mendorong…
NYALANUSANTARA, Semarang— Penumpang Trans Jateng kategori umum bisa…
NYALANUSANTARA, Semarang - PT Kereta Api Indonesia (Persero)…
NYALANUSANTARA, Jakarta -- KAI Services kembali menorehkan prestasi…
NYALANUSANTARA, Semarang— Penumpang Trans Jateng kategori umum dapat…

Komentar