Tahun 2025, Bupati Wonosobo: Prestasi yang Diraih Buah dari Kebersamaan
NYALANUSANTARA, Wonosobo- Sepanjang tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Wonosobo berhasil menorehkan berbagai prestasi dan penghargaan di tingkat regional maupun nasional. Capaian tersebut merupakan buah dari komitmen memperbaiki tata kelola pemerintahan serta peningkatan kualitas pelayanan publik. Demikan ditegaskan Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat saat acara Refleksi Kinerja Pemkab Wonosobo Tahun 2025 di Pendopo Bupati Selatan, Rabu 31 Desember 2025.
Kegiatan itu menjadi momentum penting untuk menutup tahun anggaran 2025 sekaligus ruang evaluasi bersama atas perjalanan pembangunan daerah sepanjang tahun 2025. “Momentum hari ini bukan sekadar menutup kalender kerja. Ini adalah ruang kejujuran untuk melihat capaian yang telah kita raih, mengakui apa yang masih perlu kita benahi, dan meneguhkan kembali arah langkah kita ke depan,” tegas Afif.
Menurut Bupati, capaian pembangunan tidak lahir dari kerja satu pihak semata, melainkan dari semangat gotong royong, kebersamaan, dan kolaborasi yang dibangun atas dasar kepercayaan serta komunikasi yang baik.
Namun demikian, Afif menegaskan bahwa penghargaa nbukanlah tujuan akhir, melainkan pengingat bahwa kepercayaan masyarakat harus terus dirawat dan pelayanan publik wajib ditingkatkan secara berkelanjutan.
Di balik capaian tersebut, Bupati Wonosobo secara terbuka menyampaikan sejumlah tantangan yang masih dihadapi. Antara lain keterbatasan fiskal daerah yang berdampak pada percepatan pembangunan infrastruktur.
Kondisi ini menuntut perencanaan yang lebih matang, inovasi dalam pengelolaan anggaran, serta penentuan prioritas pembangunan yang semakin cermat dan berpihak pada kebutuhan masyarakat.
Selain itu, pada sektor agrobisnis, tantangan peningkatan produksi pertanian harus berjalan seiring dengan penerapan pola tanam ramah lingkungan. Maka, pemerintah daerah akan terus mendorong pemanfaatan teknologi pertanian, penguatan kelembagaan petani, serta pendampingan berkelanjutan agar kesejahteraan petani meningkat tanpa mengorbankan kelestarian alam.
Sementara di sektor pariwisata, kekayaan alam dan budaya Wonosobo perlu dikelola secara berkelanjutan. Inovasi pengelolaan dan promosi pariwisata terus dilakukan agar manfaat ekonomi dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, sekaligus memperkuat citra Wonosobo sebagai destinasi yang aman, nyaman dan berkesan.
Bupati juga menyoroti persoalan kemiskinan, stunting, anak tidak sekolah, keterbatasan akses air bersih, serta pengelolaan sampah yang masih menjadi pekerjaan rumah bersama.
Afif menegaskan bahwa penyelesaian masalah-masalah tersebut tidak dapat dilakukan pemerintah semata, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat.
Editor: Redaksi
Terkait
NYALANUSANTARA, Wonosobo – Bank Jateng Wonosobo dan Pemerintah…
NYALANUSANTARA, Wonosobo- Hujan deras yang mengguyur wilayah Mojotengah,…
Terkini
NYALANUSANTARA, Semarang - Portal pembatas kendaraan berat yang…
NYALANUSANTARA. Semarang - Lapas Kelas I Semarang terus…
NYALANUSANTARA, Jakarta – Isu kedaulatan pangan dinilai menjadi…
NYALANUSANTARA, Semarang— Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menanam sebanyak…
NYALANUSANTARA, Getasan— Sebanyak 2.700 pelari dari 14 negara…
NYALANUSANTARA, Boyolali— Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno,…
NYALANUSANTARA, Semarang— Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia…
NYALANUSATARA, BANDUNG- Mahasiswa Indonesia kembali menorehkan prestasi di tingkat…
NYALANUSANTARA, JAKARTA- Proyek Kanal Pinglu di Daerah Otonom Etnis…
NYALANUSANTARA, JAKARTA- Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) Whoosh mencatat lonjakan…
NYALNUSANTARA, DENPASAR- Bali United resmi mengakhiri kerja sama peminjaman…
Komentar