Bupati Gunungkidul Tegaskan Komitmennya Percepat Penerapan Manajemen Talenta ASN

Bupati Gunungkidul Tegaskan Komitmennya Percepat Penerapan Manajemen Talenta ASN

Ia juga menekankan pentingnya pendekatan manajemen talenta berbasis data dinamis untuk menjawab tantangan birokrasi modern. "Keselarasan antara kompetensi dan kebutuhan jabatan harus dipahami sebagai proses yang dinamis, adaptif, kompetitif, dan berlandaskan bukti,” tambahnya.

Kepala BKN RI, Prof. Dr. Zudan Arif Fakhrulloh, menyampaikan bahwa penerapan Manajemen Talenta berdampak langsung pada peningkatan kinerja ASN dan kualitas pelayanan publik. “Pemda yang tidak menerapkan manajemen talenta pasti akan tertinggal. Seluruh negara maju menerapkan meritokrasi ini,” tegas Zudan.

Zudan juga menambahkan bahwa mobilitas talenta antarinstansi perlu didorong lebih masif untuk mengatasi keterbatasan sumber daya manusia di daerah. "Kalau daerah kekurangan SDM, bisa mencari dari provinsi, kementerian, atau lembaga lain. Mobilitas talenta harus dijalankan,” ungkapnya.

Zudan mengungkapkan, DIY berpeluang menjadi provinsi pertama di Indonesia yang menerapkan Manajemen Talenta secara menyeluruh. Saat ini, empat kabupaten/kota di DIY telah menerima penghargaan atas penerapan sistem tersebut.

Acara tersebut ditutup dengan penandatanganan Komitmen Bersama Akselerasi Penerapan Manajemen Talenta oleh Gubernur DIY, seluruh bupati dan wali kota se-DIY, serta Kepala BKN RI.
 


Editor: Redaksi

Terkait

Komentar

Terkini