Maksimalkan Serapan Pangan Lokal BGN Luncurkan Program MBG “Nglarisi Pasar dan Petani” di Kebumen

Maksimalkan Serapan Pangan Lokal BGN Luncurkan Program MBG “Nglarisi Pasar dan Petani” di Kebumen

“Dulu sayuran lokal sering tidak laku atau harganya jatuh. Sekarang dengan adanya MBG, harga stabil dan kami mendapatkan keuntungan yang layak untuk biaya produksi,” kata Imam.

Kepala Disperindag KUKM Kebumen, Haryono Wahyudi, menilai program ini memperkuat posisi pasar rakyat karena mayoritas kebutuhan bahan baku sudah dapat dipenuhi dari daerah sendiri. Ia menyebut sekitar 80% bahan baku MBG di Kebumen disuplai dari komoditas lokal.

Sejumlah komoditas yang disebut telah dibudidayakan di Kebumen antara lain jagung manis, kangkung, kacang panjang, selada hidroponik, caisim, cabai, terong, timun, tomat, labu siam, buncis, kelengkeng, jambu kristal, dan pisang. Ke depan, Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kebumen akan memprioritaskan pengembangan labu siam, buncis, selada, kelengkeng, serta pisang cavendish untuk memperkuat rantai pasok program.

Rangkaian kunjungan juga mencakup peninjauan pelaksanaan MBG bagi siswa di SMPN 5 Kebumen guna memastikan mutu dan standar gizi terpenuhi. Selain itu, di Gedung PLUT Kebumen digelar Gerakan Pangan Murah (GPM) yang menyediakan 200 paket sembako seharga Rp50.000 bagi warga sekitar. Kegiatan ditutup dengan peninjauan SPPG di Jalan Ahmad Yani.

Acara tersebut dihadiri jajaran Forkopimda, anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah dr. Faiz Alaudien Reza Mardhika, mantan Bupati Kebumen H. Mohammad Yahya Fuad, serta pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.
 


Editor: Redaksi

Terkait

Komentar

Terkini