UNDIP–UNAND Kawal Gizi Balita Terdampak Bencana Banjir Sumatera Barat
NYALANUSANTARA, Semarang – Departemen Ilmu Gizi, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro (UNDIP) berkolaborasi dengan Universitas Andalas (UNAND) melalui Program Pengabdian Kepada Masyarakat Tanggap Darurat Bencana Tahun 2025 yang didanai oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi dengan judul “Optimalisasi Pemenuhan Gizi Balita, lbu Hamil, lbu Menyusui, dan Lansia Melalui Pendampingan Pos Gizi Darurat” di Lokasi Pengungsian Banjir Sumatera. Kegiatan ini diketuai Binar Panunggal, S.Gz., M.P.H, dan anggota Dr. Etika Ratna Noer, S.Gz., M.Si., Dr. Fitriyono Ayustaningwarno, S.TP., M.Si., dan Dr. Nuryanto, S.Gz., M.Gizi., tim juga dibantu oleh Mursid Tri Susilo, S.Gz., M.Gizi., mahasiswa S1 Gizi UNDIP Muhammad Akmal Zaky, dan Wisnu Ravi Prabancono.
Tim menggelar berbagai kegiatan termasuk pembagian makanan yang dilanjutkan dengan makan bersama bagi balita terdampak bencana banjir. Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Pemberian Makan Balita (PMBA) yang dilaksanakan di Kelurahan Lambung Bukit, Kecamatan Pauh, dan Puskesmas Koto Alam, Kabupaten Agam.
Pada hari ketiga pelaksanaan PMBA, kegiatan difokuskan pada pemantauan langsung konsumsi makanan oleh balita. Melalui agenda makan bersama di posko pengungsian, tim dapat mengamati secara langsung penerimaan makanan, respon balita terhadap menu yang disajikan, serta memastikan apakah makanan tersebut dikonsumsi dengan baik.
Pemantauan langsung ini dilakukan untuk memastikan bahwa bantuan makanan yang disalurkan tidak hanya sampai kepada sasaran, tetapi juga benar-benar memenuhi kebutuhan balita sebagai kelompok rentan, terutama dalam kondisi pascabencana. Asupan gizi yang cukup dan tepat menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kesehatan dan tumbuh kembang balita di situasi darurat.
Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan. Orang tua balita turut mendampingi anak-anak mereka selama proses makan, sehingga balita merasa lebih nyaman. Selain mendukung pemenuhan gizi, kegiatan ini juga menjadi ruang interaksi antara tim pelaksana dan warga terdampak, serta memberikan dukungan moril di tengah kondisi bencana.
Pada kegiatan lainnya, Tim melaksanakan kegiatan Program Pemberian Makan Balita (PMBA) yang dipusatkan di dua lokasi, yaitu Kelurahan Lambung Bukit, Kecamatan Pauh, dan Kabupaten Agam. Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada distribusi makanan, tetapi juga disertai dengan skrining gizi melalui pengukuran Lingkar Lengan Atas (LiLA) sebagai upaya deteksi dini permasalahan gizi pada balita terdampak bencana.
Di Kelurahan Lambung Bukit, Kecamatan Pauh, tim melaksanakan pengukuran LiLA serta pemberian makanan bagi sebanyak 75 balita terdampak bencana. Setiap balita menerima dua kali makan utama dan satu kali makanan selingan (snack) dalam satu hari. Pemberian PMBA dilakukan dalam dua tahap, yakni pada pagi hari pukul 08.00 WIB dengan satu porsi makan utama dan satu snack, serta dilanjutkan pada sore hari pukul 15.00 WIB dengan pemberian satu porsi makan utama.
Editor: Holy
Terkini
NYALANUSANTARA, Jakarta — Perdana Menteri Australia Anthony Albanese…
NYALANUSANTARA, Jakarta— Menteri Luar Negeri Sugiono menegaskan bahwa…
NYALANUSANTARA, Jakarta- Menteri Luar Negeri Republik Indonesia (Menlu…
NYALANUSANTARA, Jakarta - Menteri Luar Negeri Sugiono menyatakan…
NYALANUSANTARA, Jakarta— Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menjajaki…
NYALANUSANTARA, Semarang- Bulan suci Ramadan merupakan bulan penuh…
NYALANUSANTARA, Jakarta- Mantan Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI)…
NYALANUSANTARA, Semarang- Mengawali tahun 2026, Horison Ultima Sentraland…
NYALANUSANTARA, Jakarta- Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Sugiono,…
NYALANUSANTARA, Semarang– Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, melakukan…
NYALANUSANTARA, MUMBAI- Film epik Ramayana yang dibintangi Ranbir Kapoor…
Komentar