Indonesia Gandeng Guangdong untuk Tingkatkan Kualitas Pendidikan Vokasi

Indonesia Gandeng Guangdong untuk Tingkatkan Kualitas Pendidikan Vokasi

NYALANUSANTARA, JAKARTA- Indonesia dan China kembali memperkuat kerja sama di bidang pendidikan vokasi melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Forum Perguruan Tinggi Vokasi Indonesia (FPTVI) dan Asosiasi Pendidikan Guangdong untuk Pertukaran Internasional (GEAIE) di Jakarta pada Rabu (21/1).

   Kita berharap nota kesepahaman ini dapat dilaksanakan secara konkret, sehingga benar-benar berdampak bagi masyarakat,” kata direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan di Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) Republik Indonesia, Beny Bandanadjaja, dalam keterangannya.

   Kerja sama ini merupakan bagian dari program Pemerintah Provinsi Guangdong yang diberi nama "Lingnan Artisan Polytechnic" dengan tujuan utama mendorong pengembangan pendidikan vokasi, pelatihan keterampilan, dan pelatihan bakat.

   Kerja sama ini akan mencakup pelaksanaan program kerja sama "1+10+100+1.000=10.000". Skema ini meliputi pembentukan satu pusat kerja sama dan mekanisme aliansi yang fokus pada 10 sektor industri utama, dengan penyelenggaraan lebih dari 100 kegiatan pertukaran dan pembelajaran, untuk meningkatkan mobilitas dua arah sebanyak 1.000 pelajar antara Indonesia dan Tiongkok, serta pelatihan 10.000 talenta lokal Indonesia.

   Ketua FPTVI, Muhammad Restu, mengatakan bahwa kerja sama ini menjadi pintu masuk bagi politeknik di Indonesia untuk menjadi pemain utama di pasar tenaga kerja global.

   "Lulusan politeknik yang berkesempatan mendapatkan pelatihan atau magang di Guangdong akan menemukan anak tangga berikutnya untuk memasuki pasar global," kata Restu.


Editor: Lulu

Terkait

Komentar

Terkini