Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu, Pimpin Puncak Hari Guru Nasional di Simpanglima

Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu, Pimpin Puncak Hari Guru Nasional di Simpanglima

semarangkota.go.id

Dalam pidatonya, Mbak Ita tidak hanya menyampaikan apresiasinya terhadap guru, tetapi juga menyoroti tantangan yang dihadapi dalam era digitalisasi. Ia menekankan bahwa guru harus terus mengembangkan diri di tengah kemajuan teknologi.

"Tantangan menjadi guru sangat luar biasa, kita tahu zaman digitalisasi seperti ini semua mudah dilihat dan dijangkau," katanya.

Namun, Mbak Ita juga mengingatkan tentang dua isu serius, yakni perundungan dan kekerasan seksual di kalangan siswa. Ia meminta dukungan guru untuk mensosialisasikan dan mencegah agar anak-anak tidak menjadi korban pelecehan seksual.

"Kami minta dibantu bapak ibu guru untuk mensosialisasikan atau mencegah supaya anak-anak ini tidak menjadi korban pelecehan seksual oleh oknum yang tidak bertanggung jawab," katanya.

Sebagai penghormatan kepada para guru, perayaan Hari Guru Nasional 2023 dihadiri oleh pejabat, pengusaha, dan tokoh-tokoh sukses. Acara ini tidak hanya merayakan, tetapi juga menyoroti isu-isu penting dalam dunia pendidikan.

Mbak Ita juga mengumumkan beberapa inovasi digital, termasuk penobatan guru inspiratif, pemberian bantuan seragam sekolah, buku tabungan pendidikan, dan bantuan meubelair. 

Salah satu inovasi menonjol adalah Warung Rakyat Kota Semarang (Warak Semar), sebuah platform aplikasi jual-beli hasil urban farming warga, yang juga menjadi wadah pemasaran produk P5 para siswa. 


Editor: Admin

Terkait

Komentar

Terkini