DPRD dan Bawaslu Kota Semarang Ajak Warga Tlogosari Kulon Kawal Pemilu Sejak Dini

DPRD dan Bawaslu Kota Semarang Ajak Warga Tlogosari Kulon Kawal Pemilu Sejak Dini

NYALANUSANTARA, Semarang — Kolaborasi antara DPRD Kota Semarang dan Bawaslu Kota Semarang terus diperkuat melalui kegiatan sosialisasi pemberdayaan masyarakat di Kelurahan Tlogosari Kulon dengan tema "Pengawasan Partisipatif untuk Mewujudkan Pemilu yang Berintegritas". Kegiatan ini dihadiri oleh tokoh masyarakat setempat sebagai upaya memperluas peran masyarakat dalam menjaga kualitas demokrasi di tingkat lokal.

Anggota Komisi A DPRD Kota Semarang, Rahmulyo Adi Wibowo dalam pemaparannya menyampaikan bahwa hasil survei Indeks Demokrasi Indonesia menunjukkan kondisi demokrasi di Kota Semarang berada pada kategori baik dengan nilai sekitar 89. Ia menegaskan bahwa indikator utama penilaian tersebut salah satunya adalah keterlibatan masyarakat dalam Pemilu dan kebebasan berpendapat, termasuk melalui media sosial.

"Partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci dalam menjaga kualitas demokrasi agar tetap sehat dan transparan," ujarnya.

Sementara itu, Anggota Komisi A DPRD Kota Semarang, Sugi Hartono, menekankan bahwa pengawasan partisipatif tidak hanya dilakukan saat hari pencoblosan, tetapi dimulai sejak awal tahapan Pemilu. Pada tahapan pemutakhiran data pemilih, masyarakat dapat ikut mengawasi proses perpindahan penduduk agar data tetap akurat. Dalam tahapan kampanye, warga diharapkan memahami aturan, seperti larangan melibatkan anak di bawah usia 17 tahun dan aturan mengenai kehadiran Aparatur Sipil Negara dalam rangka menjalankan tugas.

"Kehadiran aparat atau Bawaslu saat kampanye merupakan hal yang wajar dan merupakan bagian dari pengawasan Pemilu," jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa masyarakat memiliki peran penting dalam mengawasi netralitas ASN, TNI, dan Polri. Jika ditemukan ketidaknetralan, masyarakat dapat melaporkan kepada Bawaslu. Selain itu, pengawasan juga diperlukan pada distribusi logistik, proses pemungutan suara, hingga pencegahan praktik politik uang dan kampanye hitam.

Anggota Bawaslu Kota Semarang, Dwijaya Samudra Suryaman, menegaskan bahwa peran masyarakat sangat penting  sebagai subjek pembangunan Negara khususnya demokrasi.


Editor: Holy

Komentar

Terkini