Kunjungi Lapas Perempuan Kelas 2B Yogyakarta, Bupati Gunungkidul Ajak Warga Binaan merefleksi Diri di Bulan Ramadan

Kunjungi Lapas Perempuan Kelas 2B Yogyakarta, Bupati Gunungkidul Ajak Warga Binaan merefleksi Diri di Bulan Ramadan

NYALANUSANTARA, Yogyakarta– Suasana khidmat menyelimuti Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas 2B Yogyakarta saat Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Gunungkidul menggelar buka puasa bersama dengan para warga binaan, Jumat, 6 Maret 2026. 

Kegiatan itu menjadi momen tahunan yang penuh makna di bulan Ramadan bagi pemerintah daerah untuk berbagi kasih dan mempererat tali silaturahmi.

Dalam sambutannya, Endah Subekti Kuntariningsih menyampaikan bahwa kehadirannya pada acara tersebut bukan hanya sebagai kepala daerah, tetapi juga sebagai ibu dan saudara bagi para warga binaan. Ia memberikan penguatan moral kepada mereka dengan menyatakan bahwa setiap manusia pasti menghadapi masa sulit dan ujian dalam hidup.

"Percayalah bahwa setiap pintu yang tertutup hari ini adalah persiapan untuk pintu-pintu kesempatan yang lebih besar di masa depan," ujar Endah di hadapan para warga binaan. 

Ia mengajak seluruh hadirin, termasuk para pejabat yang hadir, untuk menjadikan momen ini sebagai refleksi diri agar selalu berhati-hati dalam bertindak.

Endah juga mengutip pesan dari buku Sarinah karya Bung Karno, yang mengingatkan bahwa kemuliaan seseorang tidak ditentukan oleh status atau keadaan lahiriah, melainkan oleh kebesaran budi pekerti. Ia mendorong para warga binaan untuk terus belajar dan mengasah potensi selama masa pembinaan, agar siap kembali ke masyarakat sebagai "tiang penyangga keluarga dan negara" yang kokoh.

Sebagai bentuk apresiasi terhadap hasil pembinaan, para warga binaan menyerahkan cindramata hasil karya kreativitas mereka kepada Bupati. Bupati Endah mengungkapkan rasa bangganya atas kreativitas tersebut dan berharap keterampilan yang mereka asah selama di Lapas menjadi bekal berharga saat mereka kembali ke keluarga nanti.

Kepala Lapas Perempuan Kelas 2B Yogyakarta, Mardiati Ningsih, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas perhatian yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Gunungkidul. Ia melaporkan bahwa saat ini Lapas tersebut menampung 241 warga binaan, yang terdiri dari 200 orang Muslim dan 41 non-Muslim, termasuk satu bayi laki-laki. Baru-baru ini, Lapas juga menerima tambahan 11 warga binaan pindahan dari Tangerang.

"Kehadiran Ibu Bupati dan para tamu undangan menjadi pesan penting bahwa proses pembinaan bukan hanya tanggung jawab Lapas semata, tetapi membutuhkan dukungan dan kepedulian dari semua pihak," ungkap Kepala Lapas.

Acara buka puasa bersama ini juga dihadiri oleh Ketua DPRD, Sekretaris Daerah, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Gunungkidul. Kegiatan ditutup dengan tausiyah yang disampaikan oleh Ustaz Nur Kholidin sebagai pengantar menuju waktu berbuka puasa. Melalui kegiatan ini, diharapkan para warga binaan dapat memperoleh kekuatan dan kesabaran dalam menjalani masa ujian mereka, serta memperoleh kebahagiaan spiritual di bulan Ramadan.
 


Editor: Redaksi

Terkait

Komentar

Terkini