Lonjakan Harga Minyak Global dan Gejolak Pasar, Dampak Ekonomi Serangan AS–Israel ke Iran
NYALANUSANTARA, JAKARTA- Serangan yang dilancarkan oleh Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran telah memicu terjadinya tajamnya harga minyak global, sehingga menimbulkan guncangan di pasar saham dan meningkatkan ketidakstabilan ekonomi global.
Harga minyak mentah AS melonjak pesat melampaui batas 100 dolar AS menyusul serangkaian serangan yang terjadi, mencapai titik tertingginya sejak awal krisis Ukraina pada 2022. Harga minyak mentah Brent diperdagangkan pada level 114,78 dolar per barel, sementara minyak mentah acuan AS melonjak hingga hampir 114,00 dolar AS. Keduanya menunjukkan kenaikan lebih dari 20 persen di atas harga penutupan pada Jumat (6/3).
Kenaikan harga terbaru ini penutupan pekan yang volatil, di mana harga minyak mentah AS melonjak sebesar 36 persen dan Brent meningkat 28 persen. Pasar bereaksi terhadap kekhawatiran yang kian meningkat bahwa serangan militer AS-Israel terhadap Iran yang sedang berlangsung berpotensi melumpuhkan output minyak regional dan mengganggu rute pelayaran yang krusial.
Faktor-faktor utamanya meliputi blokade Selat Hormuz, yang merupakan jalur vital bagi perdagangan minyak global, serta menghentikan produksi dari eksportir minyak besar seperti Irak, Qatar, Kuwait, dan Uni Emirat Arab, akibat kapasitas penyimpanan dan penyulingan yang terbatas. Perusahaan Minyak Nasional (National Petroleum Company) Kuwait telah mengumumkan pengurangan produksi akibat ancaman keamanan yang terus berlangsung dan gangguan pada jalur pelayaran.
Meskipun adanya upaya dari negara-negara lain untuk meningkatkan pasokan, para analis memperkirakan bahwa pasar minyak akan terus menghadapi kelangkaan yang signifikan, dengan premi risiko geopolitik yang diperkirakan tetap tinggi. Lonjakan harga minyak ini memberikan beban tambahan bagi perekonomian global yang sedang mengalami kesulitan.
Lonjakan harga minyak telah memicu gejolak di seluruh pasar keuangan global, yang menyebabkan indeks saham utama mengalami penurunan tajam. Di Asia, Bursa Efek Tokyo (Tokyo Stock Exchange) mencatatkan kerugian besar pada Senin (9/3), dengan indeks Nikkei 225 turun lebih dari 7 persen. Pasar saham Korea Selatan juga terdampak parah dengan indeks berjangka KOSPI 200 turun lebih dari 6 persen, yang memicu dilarangnya penghentian penjualan otomatis.
Pasar Eropa menghadapi aksi jual serupa seiring dengan meluasnya kekhawatiran di seluruh benua, dengan indeks berjangka EUROSTOXX 50 dan DAX keduanya turun 3,2 persen, sementara indeks berjangka FTSE turun 1,7 persen.
Di AS, pasar saham bereaksi dengan volatilitas yang signifikan, di mana indeks berjangka S&P 500 turun 2,1 persen dan indeks berjangka Nasdaq anjlok 2,5 persen. Para investor kian khawatir bahwa penambahan harga minyak akan memicu kenaikan biaya produksi dan peningkatan inflasi, yang dapat memperlemah pertumbuhan ekonomi karena pemulihan pascapandemi masih rapuh.
Volatilitas pasar saat ini menyoroti eskalasi kekhawatiran terkait kerusakan struktural jangka panjang yang disebabkan oleh serangan AS-Israel terhadap Iran. Mengingat kondisi ekonomi global yang masih rentan, eskalasi ini berisiko menghambat tren pemulihan yang baru dimulai, serta menciptakan efek domino yang akan berdampak jauh ke luar wilayah Timur Tengah.
Editor: Lulu
Terkini
Pemprov Jateng Bangun Tanggul Laut Hibrida di Pesisir, Siapkan Kawasan Pantura Sambut Giant Sea Wall
NYALANUSANTARA, Semarang– Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng)…
NYALANUSANTARA, JAKARTA- Spekulasi mengenai musik Awarapan 2 akhirnya terjawab.…
NYALANUSANTARA, Wonosobo– Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten…
Film Spirit yang dibintangi Prabhas dan Triptii Dimri…
NYALANUSANTARA, Semarang– Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng)…
NYALANUSANTARA, Bantul– Upaya pencarian korban tenggelam di kawasan…
NYALANUSANTARA, Tegal– Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meresmikan…
NYALANUSANTARA, Semarang - Ketua Komisi B DPRD Kota…
NYALANUSANTARA. Semarang – Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa…
Santika Indonesia Hotels & Resorts Region Jawa Tengah–Daerah…
NYALANUSANTARA, Semarang – Mengambil latar pemandangan matahari terbenam…

Komentar