TCM Jadi Solusi untuk Mengatasi Kesehatan Mental di Zaman Modern

TCM Jadi Solusi untuk Mengatasi Kesehatan Mental di Zaman Modern

Foto: Xinhua

Menariknya, menurut Tomy, TCM sangat terbuka sehingga bisa dikombinasikan dengan teknik psikoterapi modern dari pendekatan ilmu psikologi. "Selain herbal, akupunktur, atau meditasi yang merupakan pendekatan TCM, juga bisa dilakukan konseling dengan terapis yang dipercaya. Ada terapi seperti journaling, menulis, atau bahkan sampai pada level hipnoterapi," tutur Tomy.

Untuk menjaga kesehatan mental, Tomy menekankan pentingnya meregulasikan emosi. Pasalnya, emosi adalah bentuk energi yang tidak akan hilang seumur hidup manusia sehingga perlu dikendalikan. 

"Yang benar, emosi itu disadari dan dilepaskan, bukan diluapkan. Orang pemarah sering bingung apa yang harus dilakukan. Kalau ditahan jadi penyakit, demikian pula jika diluapkan. Release emosi kemarahan bukanlah dengan marah-marah, tetapi yang dilepaskan adalah sistem energinya," jelas Tomy. 

"Paling mudah jika emosi lagi tinggi itu kita tinggal ambil napas panjang dan dikeluarkan lewat mulut serta diulang-ulang," ujar Tomy mencontohkan.

Istirahat dan tidur pun harus cukup, juga menjaga sistem organ terutama limpa dan lambung. Manusia modern semakin kompleks tantangan berpikirnya dan proses berpikir dikuasai dua organ tersebut, mengingat sistem cerna merupakan gerbang pertama dari apa yang kita konsumsi.

"Intinya, pada konteks TCM kita harus memperhatikan Yin Yang-nya. Menjaga segala sesuatu selaras, mulai dari faktor kegiatan, pikiran, makanan, dan hal lainnya," sambungnya.

Tak lupa, tubuh memerlukan "bahan bakar" berupa aktivitas fisik seperti olahraga karena gerakan tubuh sangat signifikan untuk membantu mengatasi stagnasi emosi. "Pada klien kami terbukti bahwa olahraga sangatlah banyak membantu mengatasi depresi," ungkap Tomy.

"Puncaknya, kita harus belajar tentang ketenangan batin, memiliki tujuan hidup yang jelas atau yang disebut wellness, wellbeing. Pendekatan spiritual perlu dilakukan sesuai kepercayaan masing-masing karena seluruh sistem spiritual itu arahnya untuk meregulasi emosi demi ketenangan batin," tutup Tomy.  


Editor: Redaksi
Sumber: Xinhua

Terkait

Komentar

Terkini