Pemerintah Pastikan Kesiapan Jalan Nasional untuk Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Pemerintah Pastikan Kesiapan Jalan Nasional untuk Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

NYALANUSANTARA, Jakarta— Pemerintah memastikan kesiapan infrastruktur jalan nasional untuk mendukung kelancaran arus mudik dan balik Lebaran 2026. Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyiapkan sejumlah langkah strategis, mulai dari memastikan kondisi jalan tetap mantap hingga menyiagakan posko dan tim tanggap darurat di titik-titik rawan.

Sekretaris Jenderal Kementerian PU Ida Nurfarida mengatakan pemerintah telah menyiapkan strategi agar perjalanan masyarakat selama masa mudik berlangsung aman, nyaman, dan lancar.

“Untuk mendukung kelancaran arus mudik dan balik Lebaran, Kementerian PU memastikan seluruh jalan nasional dalam kondisi mantap serta menyiapkan posko dan tim tanggap darurat. Tim ini akan mengidentifikasi lokasi rawan longsor, banjir, maupun titik kemacetan dan bersiaga di posko selama masa mudik,” kata Ida dalam konferensi pers Kesiapan Infrastruktur dan Pangan Jelang Nyepi dan Idulfitri di Jakarta, Rabu, 18 Maret 2026.

Sebagai bagian dari upaya mendukung kelancaran lalu lintas, Kementerian PU juga menghentikan sementara pekerjaan konstruksi yang berpotensi mengganggu perjalanan pemudik. Penghentian dilakukan pada pekerjaan konstruksi di lokasi pemanfaatan badan jalan selama periode H-10 hingga H+10 Lebaran.

Selain itu, perbaikan jalan nasional juga terus dilakukan secara intensif. Ida menyebutkan, hingga kini sebanyak 102.389 titik lubang pada jaringan jalan nasional telah ditangani. Meski demikian, petugas tetap disiagakan di lapangan untuk melakukan perbaikan cepat apabila muncul kerusakan baru.

“Pada jaringan jalan nasional telah ditangani sebanyak 102.389 titik lubang. Dan tim tetap siaga di lapangan untuk melakukan penanganan cepat apabila muncul lubang baru,” ujarnya.

Kementerian PU juga menyiapkan posko siaga dan disaster relief unit yang dilengkapi tim pendukung. Posko tersebut ditempatkan di sejumlah lokasi rawan banjir, longsor, dan titik kemacetan guna mempercepat penanganan jika terjadi gangguan selama arus mudik dan balik.

“Kami juga menyiapkan disaster relief unit, lengkap dengan tim pendukung. Kami juga ada piket dan bekerja selama 24 jam,” kata Ida.

Sementara itu, dari sisi pengelola jalan tol, sejumlah langkah antisipasi juga telah dilakukan untuk meningkatkan kualitas layanan operasional selama masa mudik. Group Chief Operating Officer Astra Infra Billy Perkasa Kadar mengatakan seluruh unsur pendukung telah disiapkan agar perjalanan pengguna jalan tol berlangsung aman dan nyaman.

“Kami memastikan seluruh layanan operasional berjalan optimal selama periode mudik Lebaran, mulai dari kesiapan petugas, armada layanan lalu lintas, hingga fasilitas di rest area agar perjalanan masyarakat dapat berlangsung dengan aman dan nyaman,” ujar Billy.

preferred sources in Google Searc


Editor: Redaksi

Terkait

Komentar

Terkini