Iran Klaim Serang Pusat Data Perusahaan IT di Dubai

Iran Klaim Serang Pusat Data Perusahaan IT di Dubai

NYALANUSANTARA, Jakarta- Korps Garda Revolusi Islam (Islamic Revolutionary Guard Corps/IRGC) pada Kamis 2 April 2026 mengatakan pihaknya telah menyerang pusat data perusahaan teknologi Amerika Serikat (AS), Oracle, yang berbasis di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA).

Kantor Media Dubai pada Jumat, (3/4), membantah klaim tersebut dalam sebuah unggahan di platform media sosial X, menyebutkan bahwa laporan mengenai serangan Iran terhadap pusat data Oracle di Dubai tidak benar.

Sebelumnya pada Kamis itu, IRGC menyatakan pihaknya telah menyerang dan menghancurkan pusat operasi komputasi awan milik Amazon di Bahrain dalam aksi pertamanya terhadap perusahaan-perusahaan "mata-mata" AS dan Israel di Timur Tengah, sebagai balasan atas "pembunuhan" warga Iran.

Perkembangan ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan setelah serangan gabungan AS-Israel terhadap Iran yang dimulai pada 28 Februari, yang kemudian dibalas Iran dan sekutu-sekutu regionalnya dengan serangan terhadap Israel dan kepentingan-kepentingan AS di seantero Timur Tengah. 


Editor: Redaksi
Sumber: Xinhua

Terkait

Komentar

Terkini