Puluhan Warga Surabaya Diduga Keracunan Nasi Berkat, Kondisi Berangsur Membaik

Puluhan Warga Surabaya Diduga Keracunan Nasi Berkat, Kondisi Berangsur Membaik

ISTIMEWA

NYALANUSANTARA, SURABAYA- Kondisi warga yang diduga mengalami keracunan usai mengonsumsi nasi berkat dari acara tahlilan di kawasan Sido Kapasan, Simokerto, Surabaya, kini mulai membaik. Dinas Kesehatan Surabaya mencatat sebanyak 21 orang sempat mengalami gejala seperti mual, muntah, diare, dan tubuh lemas.

Kepala Dinkes Surabaya, Billy Daniel Messakh, menyebutkan sebagian besar korban hanya menjalani rawat jalan, sementara empat orang sempat dirawat di rumah sakit dan kini dalam kondisi stabil.

Dugaan sementara, keracunan berasal dari makanan tahlilan yang dikonsumsi warga pada Selasa malam (31/3). Namun, penyebab pasti belum dapat dipastikan karena tidak ada sampel makanan yang tersisa untuk diperiksa.

Dari hasil penelusuran, proses pengemasan makanan diduga menjadi salah satu faktor risiko, lantaran dilakukan tanpa menggunakan alat pelindung diri. Makanan tersebut berisi nasi, tumis buncis, ayam bumbu merah, mi bihun goreng, dan acar.

Gejala mulai dirasakan warga sekitar dua hingga tiga jam setelah mengonsumsi makanan. Saat ini, kondisi korban telah membaik sehingga tidak memungkinkan lagi dilakukan pengambilan sampel lanjutan.

Kasus ini menjadi perhatian untuk meningkatkan standar kebersihan dan keamanan dalam penyajian makanan, terutama pada kegiatan masyarakat.


Editor: Lulu

Komentar

Terkini