Pangdam Iskandar Muda Pimpin Pemakaman Secara Militer Kopda Anumerta Farizal Rhomadon

Pangdam Iskandar Muda Pimpin Pemakaman Secara Militer Kopda Anumerta Farizal Rhomadon

NYALANUSANTARA, Kulon Progo— Jenazah Kopda Anumerta Farizal Rhomadon, prajurit TNI yang gugur saat menjalankan misi perdamaian PBB di Lebanon, dilepas secara militer di rumah duka di Dusun Ledok, Kalurahan Sidorejo, Kapanewon Lendah, Kabupaten Kulon Progo, Minggu, 5 April 2026.

Almarhum merupakan prajurit Yonif 113/Jaya Sakti yang tergabung dalam Satuan Tugas Batalyon Mekanis TNI Konga XXIII-S/UNIFIL di Lebanon Selatan. Ia dinyatakan gugur saat menjalankan tugas misi perdamaian di UNP 7-1, Desa Adchit al-Qusayr, Minggu (29/3/2026) pukul 01.40 WIB.

Upacara pelepasan jenazah dipimpin Pangdam Iskandar Muda, Mayjen TNI Joko Hadi Susilo. Dalam amanatnya, Pangdam menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya salah satu prajurit terbaik TNI saat menjalankan tugas negara.

“Saya atas nama pemerintah, TNI, dan seluruh hadirin yang ada di sini mengucapkan duka cita yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya almarhum. Marilah kita bersama-sama memanjatkan doa ke hadirat Tuhan Yang Maha Kuasa, semoga segala kesalahan, kekhilafan, serta dosa almarhum diampuni, dan amal baktinya diterima di sisi-Nya,” ujar Joko Hadi Susilo.

Ia juga menyampaikan dukungan moril kepada keluarga yang ditinggalkan agar tetap tabah menghadapi duka. Menurutnya, pengabdian almarhum dalam misi perdamaian dunia merupakan kehormatan besar bagi bangsa dan negara.

“Kepada keluarga almarhum, kami berharap hendaknya dapat menerima kepergian ini dengan tabah, tawakal, dan ikhlas. Kita menyadari bahwa kepergian almarhum merupakan kehendak Tuhan Yang Maha Pencipta. Kami juga menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah membantu hingga prosesi ini berjalan lancar,” katanya.

Setelah prosesi penyerahan jenazah dari keluarga kepada negara, peti jenazah yang dibalut bendera Merah Putih diberangkatkan menuju Taman Makam Pahlawan (TMP) Giripeni, Wates. Almarhum dimakamkan dengan upacara militer sebagai bentuk penghormatan negara atas jasa dan pengabdiannya.

Gugurnya Kopda Anumerta Farizal Rhomadon menjadi pengingat atas risiko tinggi yang dihadapi prajurit TNI dalam menjaga perdamaian dunia. Bagi masyarakat Kulon Progo, almarhum dikenang sebagai putra daerah yang telah mengabdikan diri untuk bangsa sekaligus membawa nama Indonesia di kancah internasional.
 


Editor: Redaksi

Terkait

Komentar

Terkini