Universitas Tadulako Terima Hibah 4.000 Buku dari Penerbit China

Universitas Tadulako Terima Hibah 4.000 Buku dari Penerbit China

NYALANUSANTARA, JAKARTA- Kerja sama di bidang akademik antara Indonesia dan China terus berlanjut, dengan Universitas Tadulako (Untad) di Palu, Sulawesi Tengah, baru-baru ini menerima sebanyak 4.000 buku yang dikirim oleh penerbit asal China, Veritas dan Mercurius Publishing.

   Paket buku hibah tersebut tiba di kampus Universitas Tadulako di Palu pada 31 Maret lalu. Buku bertemakan pengetahuan tentang Tiongkok ini terdiri atas buku berbahasa Inggris dan Mandarin.

   “Kami berterima kasih atas pemberian buku-buku ini karena mulai dari pengiriman sampai diterima di Untad, kami tidak mengeluarkan satu rupiah pun,” kata Rektor Untad, Prof.Dr.Ir. Amar, ST, MT, IPU., ASEAN Eng, dalam keterangan resminya baru-baru ini.

   Amar membayangkan kehadiran ribuan buku ini akan menjadikan Untad sebagai salah satu universitas dengan koleksi literatur berbahasa Mandarin terbanyak di Indonesia sekaligus membuat perpustakaan Untad berkembang sebagai pusat literasi multibahasa di wilayah timur Indonesia.

   Prof. Amar juga mengatakan buku-buku baru ini nantinya akan menunjang proses pembelajaran, terutama bagi dosen dan mahasiswa yang mempelajari bahasa Mandarin.

   Sebagai salah satu perguruan tinggi negeri ternama di Pulau Sulawesi, Untad saat ini juga telah menjalin kemitraan dengan Universitas Fuzhou di Cina, yang mencakup pertukaran kerja sama dosen dan mahasiswa hingga penelitian bersama.


Editor: Lulu
Sumber: Xinhua

Komentar

Terkini