Perjalanan Inspiratif Pengusaha Motor dari Kalangan Bawah yang Kini Menjadi Ikon Nasional di China

NYALANUSANTARA, JAKARTA-- Pada 28 Maret 2026, di Sirkuit Internasional Portimão Algarve di Portugal, di bawah terik matahari dan di tengah deru mesin yang memekakkan telinga, kejuaraan Dunia Superbike WSBK sedang berlangsung.

   Area lintasannya dipenuhi oleh berbagai sepeda motor terkenal dunia. Namun, sebuah sepeda motor asal China yang sebelumnya tidak dikenal, berlomba dengan gigih, mengalahkan Ducati, Kawasaki, dan Yamaha, mempertahankan gelar juara dengan keunggulan hampir empat detik atas posisi kedua.

   Ketika FIM (Fédération Internationale de l'Automobile) mengibarkan bendera kebangsaan berwarna merah dengan lima bintang untuk pertama kalinya, ribuan kilometer jauhnya di China, ada satu sosok yang menitikkan air mata.

   "Saya telah menunggu 20 tahun untuk momen ini! Kita menang!"

   Dia adalah Zhang Xue, pendiri ZXMotor, juara WSBK di Portimão Algarve.

   Sang Pengendara Sepeda Motor Muda

   Dua puluh tahun yang lalu, pada tahun 2006, hujan deras mengguyur jalan raya di Provinsi Hunan, Cina selatan.

   Sebuah sepeda motor tapi melaju kencang menembus hujan. Lumpur dan udara membasahi seluruh tubuh pengendara. Meski basah kuyup dan membeku, dia tak berhenti memutar setang gas, mengejar kendaraan wawancara kru televisi lokal.

   Dia telah mencapainya sejauh hampir 100 kilometer, tidak yakin berapa lama lagi dia harus mengejar.

   Insiden itu dimulai ketika pemuda ini mendengar bahwa stasiun televisi lokal sedang merekam sebuah acara acara tentang "orang-orang luar biasa dan kisah-kisah menarik." Karena menganggap dirinya sebagai pengendara sepeda motor yang tak berkompetisi, dia terus membunyikan stasiun televisi tersebut untuk melamar ikut serta.


Editor: Lulu
Sumber: Xinhua

Komentar

Terkini