Produk Asal China Dorong Efisiensi Peternakan Mitra Indonesia
NYALANUSANTARA, JAKARTA- Di sebuah peternakan unggas modern di Jakarta, ribuan ekor ayam pedaging diberi makan secara teratur di kandang-kandang yang terstandarisasi dan dilengkapi sistem pengatur iklim. Para pekerja memeriksa data konsumsi pakan setiap hari dan memantau pertumbuhan kawanan ayam secara cermat. Perubahan positif sedang terjadi melalui pengadopsian formula pakan baru, tingkat konversi pakan meningkat secara signifikan, dan siklus pemeliharaan menjadi semakin stabil serta dapat diprediksi.
Di balik perubahan positif ini terdapat peran lisina, komponen nutrisi utama dalam pakan ternak. Lisina yang berkualitas tinggi tersebut diproduksi oleh sebuah perusahaan asal Jilin, China.
Setiap tahunnya, lebih dari 68.000 ton produk lisina berlogo "Meihua" dikirim dari Kota Baicheng di Provinsi Jilin, melintasi lautan hingga tiba di pelabuhan-pelabuhan di Indonesia.
Saat ini, lisina produksi Jilin Meihua menyumbang lebih dari separuh total ekspor lisina China ke Indonesia dan menjadi merek acuan yang diakui di pasar lokal.
Bagaimana perusahaan tersebut secara konsisten meraih kepercayaan pasar Indonesia? Menurut seorang eksekutif terkait di Jilin Meihua Amino Acid Co., Ltd., salah satu keunggulan kompetitif utamanya berasal dari pengembangan yang didorong oleh inovasi.
Di pusat penelitian dan pengembangan (litbang) Baicheng, para teknisi terus mengoptimalkan galur mikroba menggunakan bioteknologi canggih untuk secara efisien mengubah bahan baku berbasis biji-bijian menjadi lisina dengan kadar kemurnian yang tinggi.
Pada tahun 2025, perusahaan itu mendanai dana senilai 240 juta yuan (1 yuan = Rp2.475) untuk bidang litbang, dengan upaya penelitian yang sedang berlangsung mempertahankan daya saing yang kuat ke dalam produknya.
Di dalam pabrik produksinya, tangki-tangki biofermentasi berukuran besar tersusun rapi, dengan penyegaran parameter produksi dalam waktu nyata ditampilkan di terminal pintar. Hanya sejumlah kecil operator yang diperlukan untuk mengelola seluruh proses tersebut.
Pabrik pintar yang baru-baru ini ditingkatkan menunjukkan penerapan teknologi dan efisiensi pada setiap lininya.
Misalnya, untuk pesanan asal Indonesia, begitu dimasukkan ke dalam sistem, sistem secara otomatis mengeluarkan instruksi terperinci, mulai dari penakaran bahan baku, alokasi silo, suhu fermentasi, dan pengendalian tingkat keasaman (pH), pengaturan jadwal yang akurat hingga hitungan menit, serta pengaturan parameter pengeringan yang cerdas. Seluruh proses berjalan berdasarkan data, dengan pemantauan dalam waktu nyata hingga ratusan titik kendali utama dan peringatan instan jika terjadi anomali sekecil apa pun, sehingga kualitas produk tetap terjaga sejak awal.
Editor: Lulu
Terkini
NYALANUSANTARA, Jakarta– Pemerintah resmi mengumumkan jadwal lengkap penyelenggaraan…
NYALANUSANTARA, Karanganyar– Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meresmikan…
NYALANUSANTARA, JAKARTA- Mercedes-Benz resmi memperkenalkan versi facelift dari Mercedes-Benz…
PLN Indonesia Power UBP Semarang Perluas PLTS Apung dan Rooftop, Guna Perkuat Transisi Energi Bersih
NYALANUSANTARA, Semarang– PT PLN Indonesia Power Unit Bisnis…
NYALANUSANTARA, DEMAK- Apple disebut mengalami kendala dalam pengembangan ponsel…
NYALANUSANTARA, Semarang– Banjir yang melanda Solo Raya sejak…
NYALANUSANTARA, Jakarta– Pemerintah terus mempercepat realisasi program 3…
NYALANUSANTARA, JAKARTA- Oppo bersiap meluncurkan smartphone terbarunya, Oppo F33…
NYALANUSANTARA, Semarang – Sebanyak 63 Aparatur Sipil Negara…
NYALANUSANTARA, Sragen– Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meninjau…
NYALANUSANTARA, JAKARTA- Xiaomi secara diam-diam menghadirkan dua smartphone terbarunya,…
Komentar