Selat Hormuz Dibuka, Harga Minyak Dunia Anjlok Lebih dari 10 Persen

Selat Hormuz Dibuka, Harga Minyak Dunia Anjlok Lebih dari 10 Persen

XINHUA

NYALANUSANTARA, NEW YORK- Harga minyak mentah global merosot tajam setelah Selat Hormuz kembali dibuka untuk pelayaran komersial. Kebijakan ini diumumkan oleh pemerintah Iran di tengah masa gencatan senjata konflik kawasan.

Kontrak minyak mentah West Texas Intermediate untuk pengiriman Mei sempat jatuh ke level 83 dolar AS per barel, dari sebelumnya 94,69 dolar AS. Sementara itu, Brent Crude untuk pengiriman Juni turun ke 87,71 dolar AS per barel, dari posisi penutupan 99,39 dolar AS.

Menteri Luar Negeri Iran, Seyed Abbas Araghchi, menyatakan bahwa jalur pelayaran di Selat Hormuz kini sepenuhnya terbuka bagi kapal komersial selama periode gencatan senjata di Lebanon.

Menanggapi hal tersebut, Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyampaikan apresiasi atas langkah Iran. Namun, ia menegaskan bahwa blokade angkatan laut AS terhadap Iran masih tetap diberlakukan hingga kesepakatan antara kedua negara benar-benar tuntas.

Sebagai informasi, gencatan senjata selama 10 hari antara Israel dan Lebanon mulai berlaku pada Jumat dini hari waktu setempat.

Selat Hormuz sendiri merupakan jalur vital yang dilalui sekitar 20 persen distribusi minyak dunia. Sebelumnya, arus tanker sempat terganggu sejak konflik di Timur Tengah memanas pada akhir Februari, sehingga pembukaan kembali jalur ini langsung berdampak besar pada harga minyak global.


Editor: Lulu

Komentar

Terkini