Warga dan TNI Gotong Royong Bangun Jembatan Gantung Garuda di Klaten

Warga dan TNI Gotong Royong Bangun Jembatan Gantung Garuda di Klaten

NYALANUSANTARA, Klaten– Semangat gotong royong terlihat jelas di Dukuh Kedungkiri, Desa Karangpakel, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Klaten. Warga setempat bahu-membahu bersama personel TNI memulai pembangunan tahap awal Jembatan Gantung Garuda, yang menjadi solusi bagi akses warga yang selama ini terbatas.

Pantauan di lokasi menunjukkan warga mulai melakukan pengukuran dan memasang kayu sebagai penyangga awal pembangunan jembatan. Proyek ini merupakan realisasi bantuan langsung dari Presiden Prabowo Subianto, sebagai jawaban atas aspirasi masyarakat yang selama ini mengalami keterisolasian.

Kepala Desa Karangpakel, Sri Sugiyanto, menyatakan, rencana pembangunan jembatan ini sudah ada sejak masa pemerintahan desa sebelumnya, namun kendala biaya membuat progresnya sangat lambat.

“Kami membangun akses menuju jembatan mulai tahun 2020. Namun atap jembatannya belum terlaksana, baru ada fondasi di wilayah Dukuh Kedungkiri, Desa Karangpakel, yang di selatan Dukuh Jurangkajong,” jelas Sri Sugiyanto, Minggu, 19 April 2026.

Menurutnya, penantian warga akhirnya menemui titik terang setelah pengajuan bantuan melalui jalur TNI direspons positif oleh Presiden Prabowo. Jembatan ini akan sangat membantu mobilitas sekitar 1.500 kepala keluarga (KK) di desa dan juga warga Kecamatan Bayat.

“Jembatan ini mempermudah anak-anak sekolah, masyarakat yang bekerja di lahan pertanian, hingga akses ke kota-kota lain. Selain itu, sangat membantu di bidang kesehatan karena lebih dekat menuju rumah sakit,” tambahnya.

Warga kini tidak perlu lagi mengambil jalur memutar untuk mencapai tujuan sehari-hari. Sri Sugiyanto menutup pernyataannya dengan ucapan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto.

“Terima kasih Bapak Presiden RI, Bapak Prabowo Subianto. Kami mewakili seluruh masyarakat Desa Karangpakel mendoakan kesehatan, kelancaran tugas negara, dan panjang umur bagi Bapak Presiden,” ucapnya.
 


Editor: Redaksi

Terkait

Komentar

Terkini