Remaja di Semarang Jadi Korban Dugaan Pembakaran, Polisi Hadir Beri Pendampingan dan Kepastian Hukum
NYALANUSANTARA, Semarang — Respons cepat aparat kepolisian kembali ditunjukkan dalam menangani peristiwa kekerasan yang terjadi di wilayah pesisir Kota Semarang. Bhabinkamtibmas Kelurahan Tanjungmas, Kecamatan Semarang Utara, bergerak sigap mendatangi lokasi kejadian dugaan pembakaran terhadap seorang remaja perempuan di kawasan Tambak Lorok, Senin (20/4) pagi.
Peristiwa ini terungkap setelah fasilitas kesehatan setempat menerima seorang pasien remaja dengan luka bakar di bagian tangan sekitar pukul 09.00 WIB. Mendapatkan informasi tersebut, Bhabinkamtibmas bersama perangkat kelurahan segera melakukan pengecekan di lokasi guna menggali keterangan awal serta memastikan kondisi lingkungan sekitar tetap kondusif.
“Korban, yang identitasnya TN disamarkan demi perlindungan, merupakan seorang remaja berusia 15 tahun, warga Tambak Lorok. Berdasarkan keterangan keluarga, insiden tersebut diduga melibatkan seorang pria yang masih memiliki hubungan kerabat dekat. Pelaku disinyalir menyiramkan bahan bakar ke arah korban sebelum kemudian memicu api, mengakibatkan luka bakar yang kini masih dalam penanganan medis,” kata kasi Humas Polrestabes Semarang Kompol Agung Setyo Budi.
Kehadiran polisi di tengah situasi ini tidak hanya berfokus pada penanganan awal, tetapi juga memastikan bahwa korban mendapatkan perlindungan serta akses keadilan yang layak. Bhabinkamtibmas memberikan pendampingan kepada keluarga sekaligus mengimbau agar peristiwa tersebut segera dilaporkan secara resmi ke Polsek Semarang Utara guna proses hukum lebih lanjut.
Langkah ini menjadi bagian penting dalam menjamin setiap tindak kekerasan, terlebih yang terjadi dalam lingkup keluarga, dapat ditangani secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Pihak kepolisian juga menegaskan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam situasi darurat yang menyangkut keselamatan jiwa. Peran aktif warga dalam melaporkan kejadian serupa dinilai krusial untuk mencegah eskalasi serta memastikan setiap korban mendapatkan perlindungan hukum yang semestinya.
Hingga berita ini diturunkan, korban masih menjalani perawatan intensif. Aparat kepolisian menunggu laporan resmi dari pihak keluarga guna menindaklanjuti kasus ini secara menyeluruh, sebagai bentuk nyata penegakan hukum dan keadilan bagi korban.
Editor: Holy
Terkini
NYALANUSANTARA, Semarang— Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi akan…
NYALANUSANTARA, Samarinda— Persija Jakarta akan menghadapi Persib Bandung…
UNDIP Diundang BNPB Peragakan Inovasi Robot Kecoa, Peluang Besar Kerjasama Penanganan Korban Bencana
NYALANUSANTARA, Jakarta - Tim Cyborg Insect Fakultas Teknik…
NYALANUSANTARA, Semarang— Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin…
NYALANUSANTARA, Padang— Semen Padang FC akan menjamu Persik…
NYALANUSANTARA, Ungaran - Warga sekitar kawasan Rawa Pening,…
NYALANUSANTARA, Semarang– Menyambut momentum Iduladha 1447 H, Dompet…
NYALANUSANTARA, Semarang - Tim basket putra Universitas Semarang…
NYALANUSANTARA, Semarang – Universitas Diponegoro (UNDIP) menandatangani Nota…
NYALANUSANTARA, Semarang — Ketua Komisi B DPRD Kota…
NYALANUSANTARA, Jakarta - Dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan…
Komentar