Volume Kelima Buku "Xi Jinping: Tata Kelola China" Terbit, Ahmad Muzani: Beri Referensi Pembuat Kebijakan di Indonesia
Salinan edisi bahasa Inggris dari volume kelima buku
NYALANUSANTARA, Jakarta- Sebuah acara promosi untuk volume kelima buku "Xi Jinping: Tata Kelola China" (Xi Jinping: The Governance of China) edisi bahasa Inggris digelar di Jakarta pada Selasa, 28 April 2026. Para peserta acara mengatakan volume kelima buku ini berfungsi sebagai karya otoritatif bagi masyarakat internasional dalam memahami China kontemporer.
China telah memulai perjalanan baru di bawah Rencana Lima Tahun ke-15 (2026-2030), sementara Indonesia terus maju menuju visi Indonesia Emas 2045. Dengan memperkuat sinergi strategis dan memperdalam kerja sama pembangunan, kedua negara tidak hanya akan memberikan manfaat nyata bagi rakyatnya, tetapi juga memberikan momentum yang kuat bagi pertumbuhan negara-negara Global South dan peningkatan sistem tata kelola global, kata mereka.
Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Republik Indonesia Ahmad Muzani berpidato dalam acara promosi edisi bahasa Inggris dari volume kelima buku "Xi Jinping: Tata Kelola China" (Xi Jinping: The Governance of China) di Jakarta pada 28 April 2026. Sebuah acara promosi untuk volume kelima buku "Xi Jinping: Tata Kelola China" edisi bahasa Inggris digelar di Jakarta pada Selasa (28/4). (Xinhua/Cen Yunpeng)
Ahmad Muzani, Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Republik Indonesia, dalam pidatonya mengatakan buku "Xi Jinping: Tata Kelola China" memberikan referensi berharga bagi kalangan diplomatik, akademisi, dan pembuat kebijakan Indonesia. Selain itu, acara promosi tersebut juga berfungsi sebagai platform penting untuk memperdalam pertukaran pemikiran dan pandangan antara kedua negara, sebutnya.
Lebih lanjut, dia menyampaikan harapan agar lebih banyak pejabat, akademisi, dan generasi muda Indonesia membaca karya penting ini, memperdalam pemahaman mereka tentang jalur pembangunan dan filosofi pemerintahan China, serta memperluas perspektif mereka tentang dunia dan perkembangan umat manusia di masa depan.
Menteri Transmigrasi Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara yang juga hadir dalam acara itu mengatakan: "Selama kunjungan saya ke China, saya menyaksikan bagaimana negara itu telah memajukan pengentasan kemiskinan melalui filosofi pembangunan yang berpusat pada rakyat."
"Konsep-konsep kunci dan praktik-praktik inovatif China dalam tata kelola pengentasan kemiskinan, pembangunan pedesaan, dan pertumbuhan regional yang terkoordinasi memberikan referensi sistematis dan berharga bagi Indonesia dalam mempromosikan pemukiman kembali penduduk secara tertib dan mempercepat pembangunan di wilayah timur," tambahnya.
Menteri Transmigrasi Republik Indonesia (RI) Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara berpidato dalam acara promosi edisi bahasa Inggris dari volume kelima buku "Xi Jinping: Tata Kelola China" (Xi Jinping: The Governance of China) di Jakarta pada 28 April 2026. Sebuah acara promosi untuk volume kelima buku "Xi Jinping: Tata Kelola China" edisi bahasa Inggris digelar di Jakarta pada Selasa (28/4). (Xinhua/Cen Yunpeng)
Dalam acara tersebut, sejumlah pakar dan akademisi juga saling bertukar pandangan mengenai berbagai topik, termasuk peluang di bawah Rencana Lima Tahun ke-15 China, modernisasi bersama, dan pengalaman pengentasan kemiskinan.
Sementara itu, sejumlah perwakilan dari program pelatihan perangkat desa Indonesia juga membagikan pengalaman mereka dalam mempelajari dan mengikuti program pertukaran di China, serta bagaimana mereka menerapkan pelajaran tersebut ke dalam tata kelola desa.
Editor: Redaksi
Sumber: Xinhua
Terkait
NYALANUSANTARA, BEIJING- Presiden China Xi Jinping pada Minggu (17/8)…
NYALANUSANTARA, BEIJING- Xinhua Publishing House, divisi penerbitan dari…
Terkini
NYALANUSANTARA, Semarang – Polda Jateng menjamin keamanan keluarga…
NYALANUSANTARA, Banyumas – Kebakaran rumput alang alang terjadi…
NYALANUSANTARA, Semarang – PT KAI Daop 4 Semarang…
NYALANUSANTARA, Semarang – Kanwil Kemenkum Jateng menggelar rangkaian…
NYALANUSANTARA, JAKARTA- Film “Ohh My Dog” menghadirkan dua cerita…
NYALANUSANTARA, MOROWALI- Tiga program tanggung jawab sosial perusahaan atau…
NYALANUSANTARA, Semarang – Peredaran rokok elektronik (vape) yang…
NYALANUSANTARA, Semarang - Untuk memenuhi kebutuhan layanan kesehatan…
NYALANUSANTARA, Semarang – Universitas Wahid Hasyim atau Unwahas…
NYALANUSANTARA, Semarang – Memasuki dunia perguruan tinggi bukan…
NYALANUSANTARA, Temanggung – Desa Campuranom, Kecamatan Bansari, Kabupaten…

Komentar