Pengamanan May Day 2026 di Kota Semarang Berjalan Kondusif, Aksi Buruh Berlangsung Tertib dan Lancar

Pengamanan May Day 2026 di Kota Semarang Berjalan Kondusif, Aksi Buruh Berlangsung Tertib dan Lancar

NYALANUSANTARA, Semarang — Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day yang digelar pada Jumat, 1 Mei 2026 di Kota Semarang berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Sejak pagi hingga sore hari, jajaran Polrestabes Semarang melaksanakan pengamanan secara menyeluruh di sejumlah titik aksi, memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar tanpa gangguan berarti.

Berdasarkan laporan situasi yang dihimpun, terdapat beberapa titik konsentrasi massa dalam peringatan May Day tahun ini, di antaranya di depan Kantor DPRD Jawa Tengah, Kantor Gubernur Jawa Tengah, serta Balai Kota Semarang. Meski diikuti ribuan peserta dari berbagai elemen buruh dan mahasiswa, seluruh kegiatan dapat dikendalikan dengan baik melalui pola pengamanan terpadu dan pendekatan humanis aparat di lapangan.

Aksi terbesar berlangsung di depan Kantor DPRD Provinsi Jawa Tengah yang diikuti sekitar 500 massa dari Aliansi Buruh Jawa Tengah (ABJAT). Kegiatan diisi dengan mimbar bebas, orasi, serta penyampaian aspirasi terkait isu ketenagakerjaan. Rangkaian kegiatan berlangsung tertib, bahkan diwarnai dengan dialog langsung bersama Gubernur Jawa Tengah yang hadir menemui peserta aksi. Momentum tersebut turut memperkuat suasana kondusif, ditutup dengan doa bersama dan pembubaran massa secara damai.

Di lokasi lain, aksi yang digelar oleh Aliansi GERAM bersama elemen mahasiswa dan buruh dengan jumlah peserta sekitar 895 orang juga berlangsung dinamis namun tetap terkendali. Selain orasi, kegiatan diwarnai dengan audiensi antara perwakilan massa dengan jajaran Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Meskipun terdapat sejumlah tuntutan yang disampaikan secara kritis, seluruh rangkaian kegiatan tetap berjalan dalam koridor penyampaian pendapat di muka umum yang tertib dan tidak anarkis hingga massa membubarkan diri dengan aman.

Sementara itu, aksi yang dilakukan oleh HMI Cabang Semarang di depan Balai Kota Semarang yang diikuti sekitar 50 peserta juga berlangsung dalam pengamanan ketat. Sempat terjadi aksi simbolik berupa pembakaran ban dan upaya masuk ke area kantor, namun situasi dapat segera dikendalikan oleh aparat. Dialog antara peserta aksi dan Wali Kota Semarang turut meredam situasi sehingga kegiatan berakhir dalam keadaan aman dan kondusif.

Keberhasilan pengamanan ini tidak terlepas dari kesiapsiagaan aparat kepolisian yang mengedepankan pendekatan persuasif, komunikasi aktif, serta pengawalan melekat terhadap jalannya aksi. Selain itu, sinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, serta koordinator lapangan dari masing-masing elemen massa menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas keamanan selama peringatan May Day.

Kasihumas Polrestabes Semarang, Kompol Riki Fahmi Mubarok, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh peserta aksi yang telah menunjukkan sikap tertib, kooperatif, serta menghormati aturan selama penyampaian pendapat di muka umum. “Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh rekan-rekan buruh dan mahasiswa yang telah menyampaikan aspirasi secara damai dan bertanggung jawab, sehingga seluruh rangkaian kegiatan May Day di Kota Semarang dapat berjalan aman dan kondusif,” ujarnya.

Secara keseluruhan, peringatan Hari Buruh Internasional 2026 di Kota Semarang mencerminkan kedewasaan berdemokrasi, di mana aspirasi dapat disampaikan secara terbuka tanpa mengganggu ketertiban umum. Kondisi ini sekaligus menegaskan bahwa situasi kamtibmas di wilayah hukum Polrestabes Semarang tetap terjaga dengan baik.


Editor: Holy

Komentar

Terkini