Harga LPG Komersial di India Melonjak Tajam, Dampak Konflik Timur Tengah

Harga LPG Komersial di India Melonjak Tajam, Dampak Konflik Timur Tengah

XINHUA

NYALANUSANTARA, NEW DELHI- Harga tabung gas elpiji (LPG) komersial 19 kg di India mengalami lonjakan signifikan pada 1 Mei 2026, naik menjadi 3.071,50 rupee India atau sekitar Rp559 ribu. Kenaikan ini dipicu oleh konflik berkepanjangan di kawasan Timur Tengah yang memengaruhi pasokan energi global.

Lonjakan harga ini diperkirakan akan berdampak langsung pada sektor kuliner, termasuk restoran, hotel, dan usaha makanan lainnya yang bergantung pada LPG untuk operasional memasak. Potensi kenaikan harga makanan pun sulit dihindari.

Ini merupakan kenaikan ketiga sejak konflik dimulai. Sebelumnya, harga LPG sudah naik 144 rupee pada Maret dan kembali meningkat 200 rupee pada awal April.

Meski demikian, pemerintah India menyatakan pasokan LPG untuk kebutuhan rumah tangga dan komersial masih dalam kondisi aman. Namun, ketergantungan India terhadap impor LPG yang mencapai lebih dari 60 persen—terutama dari negara-negara Timur Tengah seperti Uni Emirat Arab, Qatar, Arab Saudi, dan Kuwait—membuat harga domestik sangat rentan terhadap gejolak global.

Kondisi ini menunjukkan bagaimana konflik geopolitik dapat berdampak langsung pada kebutuhan sehari-hari masyarakat, bahkan hingga ke dapur dan meja makan.


Editor: Lulu

Komentar

Terkini