IMESRA Luncurkan Yayasan Tri Dharma Cipta Cendekia, Fokus pada Pendidikan dan Penelitian

IMESRA Luncurkan Yayasan Tri Dharma Cipta Cendekia, Fokus pada Pendidikan dan Penelitian

NYALANUSANTARA, Semarang – Ikatan Alumni (IKA) Medica Universitas Diponegoro (Undip) Kompartemen Semarang Raya (IMESRA) resmi meluncurkan Yayasan Tri Dharma Cipta Cendekia (TDCC) dalam acara Halalbihalal yang diadakan di Fakultas Kedokteran Undip, Tembalang, Kota Semarang, Minggu, 3 Mei 2026. 

Kegiatan itu menggabungkan acara silaturahmi antar anggota IMESRA dengan peluncuran yayasan yang berfokus pada pengembangan Tri Dharma Perguruan Tinggi: pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat.

Ketua IMESRA, Dr. dr. Cipta Pramana, SpOG., Subsp., Obsginsos, menyampaikan bahwa yayasan ini merupakan inisiatif independen yang didirikan oleh anggota IMESRA, meskipun terpisah dari organisasi tersebut. "Yayasan ini bergerak dalam bidang Tri Dharma, yaitu pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat. Kami berharap dapat melibatkan lebih banyak alumni dan akademisi untuk bergabung dan mendukung kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat," ujar Dr. Cipta.

Salah satu program utama yayasan adalah memberikan edukasi mengenai pengelolaan jurnal ilmiah. Pelatihan ini ditujukan untuk membantu institusi pendidikan, baik negeri maupun swasta, dalam menyusun jurnal yang sesuai dengan standar ilmiah yang berlaku. "Kami akan menyelenggarakan pelatihan tentang cara membuat jurnal, serta pendidikan mengenai publikasi di jurnal internasional. Tujuan kami adalah membantu akademisi menulis artikel ilmiah berkualitas yang bisa dipublikasikan di jurnal internasional," lanjutnya.

Selain itu, Yayasan TDCC juga telah memulai kolaborasi dengan Yayasan Oemah Mijil yang berlokasi di Slawi, Kabupaten Tegal. Yayasan ini fokus pada pendidikan, ekonomi kerakyatan, pertanian, dan peternakan. "Kami akan terus memperluas kerja sama dengan berbagai pihak untuk meningkatkan dampak positif bagi masyarakat," kata Dr. Cipta.

Ketua Panitia Halalbihalal IMESRA, Dr. dr. Renni Yuniati, SpKK, FINSDV, FAADV, MH, menambahkan bahwa yayasan ini akan fokus pada penelitian yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. "Kami akan menjalin kerja sama dengan berbagai pihak dan perguruan tinggi di Indonesia untuk menghasilkan penemuan yang dapat diterapkan langsung dalam kehidupan masyarakat," jelas Dr. Renni.

Salah satu anggota Yayasan TDCC, Dr. Melyana Nurul Widyawati, SSiT, Bdn, M.Kes, juga mengungkapkan bahwa yayasan telah melakukan riset terkait pemeriksaan serviks menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI). "Kami berharap dengan penggunaan AI, proses diagnosa dapat lebih cepat dan akurat, sehingga penanganan medis bisa dilakukan lebih tepat waktu," terang Melyana.

Dengan diluncurkannya Yayasan Tri Dharma Cipta Cendekia, diharapkan dapat terjalin lebih banyak kolaborasi antara akademisi, alumni, dan masyarakat untuk menghasilkan karya yang bermanfaat dan dapat diaplikasikan langsung di masyarakat.


Editor: Redaksi

Terkait

Komentar

Terkini