DPW PPP Jawa Tengah Ajak Kader Bangkitkan Partai Hadapi Pemilu 2029

DPW PPP Jawa Tengah Ajak Kader Bangkitkan Partai Hadapi Pemilu 2029

NYALANUSANTARA, Wonosobo – Ketua DPW PPP Jawa Tengah, Suyono, menegaskan pentingnya soliditas dan kualitas kader partai dalam menghadapi Pemilu 2029. Dalam sambutannya saat membuka Musyawarah Cabang (Muscab) Bersama PPP Dapil VI Jateng di GOR SMA Takhassus Kalibeber, Mojotengah, Wonosobo, Minggu, 3 Mei 2026.

Suyono yang juga Wakil Bupati Batang mengingatkan di Pemilu 2024 lalu, PPP sempat kehilangan kursi di DPR RI. "Kursi yang hilang tersebut harus diraih lagi di Pemilu 2029 nanti. Maka, semua pengurus dan kader harus solid dan berkualitas,” ujarnya.

Muscab Bersama ini diikuti oleh lima DPC PPP di eks Karesidenan Kedu, yaitu DPC PPP Kabupaten Wonosobo, DPC PPP Kabupaten Temanggung, DPC PPP Kota Magelang, DPC PPP Kabupaten Magelang, dan DPC PPP Kabupaten Purworejo. Dalam kesempatan itu, Suyono menekankan bahwa soliditas partai berarti setiap pengurus dan kader bekerja demi kepentingan partai, bukan untuk kepentingan individu.

"Jangan berfikir tentang konflik, karena yang konflik itu orangnya, bukan partainya. Yang penting, kader harus simpati dengan masyarakat, sapa mereka, ngobrol, dan nongkrong bersama anak muda. Cerita hal-hal positif tentang PPP,” tegasnya.

Suyono juga berbicara mengenai transformasi dalam kepengurusan PPP ke depan. Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas generasi antara kader muda yang memimpin dan kader senior yang memberikan nasihat. “Yang muda yang memimpin dan bergerak, sementara yang tua memberi nasehat. Kolaborasi ini saya yakin akan membawa PPP bangkit,” ujarnya.

Selain itu, Suyono juga menyampaikan bahwa politik bukanlah soal jual baju partai, melainkan tentang program kerja yang jelas. "Wakil rakyat dari PPP harus memiliki kinerja yang baik, karena jika kinerja kader di legislatif maupun eksekutif baik, kepercayaan masyarakat akan tumbuh dan PPP akan kembali masuk senayan," tambahnya.

Ketua DPC PPP Kabupaten Wonosobo, KH Khairullah Al-Mujtaba (Gus Itab), menjelaskan bahwa Muscab PPP merupakan forum permusyawatan tertinggi di tingkat Cabang atau Kabupaten/Kota sesuai dengan AD/ART PPP. “Muscab PPP berperan strategis sebagai ajang evaluasi program kerja sebelumnya dan penyusunan program kerja serta arah kebijakan partai lima tahun ke depan,” ujar Gus Itab.

Dalam Muscab tersebut, akan dipilih tujuh tim formatur yang terdiri dari unsur DPP PPP, DPW PPP, DPC PPP, dan empat perwakilan PAC PPP yang akan menyusun kepengurusan DPC PPP Dapil VI Jateng. Gus Itab juga mengungkapkan bahwa PPP memiliki basis pesantren dan santri, dan Muscab di Kedu Raya digelar di Komplek PP Al-Asy'ariyah Kalibeber untuk mengembalikan fokus PPP kepada basis awalnya, yakni pesantren.

"Semoga kepengurusan DPC PPP yang baru di Dapil VI Jawa Tengah dapat menghasilkan kader terbaik, yang memiliki integritas, kapasitas, dan dedikasi tinggi untuk membesarkan PPP dan mengemban amanah rakyat di daerah masing-masing," harap Gus Itab.


Editor: Redaksi

Terkait

Komentar

Terkini