Ribuan Jemaah Haji Cilacap akan Berangkat ke Tanah Suci, 592 Pria dan 693 Wanita
NYALANUSANTARA, Cilacap – Sebanyak 1.285 jemaah calon haji asal Kabupaten Cilacap dijadwalkan diberangkatkan ke Tanah Suci pada musim haji 2026/1447 Hijriah. Pelepasan resmi dilaksanakan pada Selasa, 5 Mei 2026, dengan mayoritas jemaah berada pada kelompok usia 51–60 tahun.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Cilacap, M. Najib, menjelaskan jumlah jemaah terdiri dari 592 pria dan 693 wanita. Selain itu, terdapat 192 jemaah cadangan yang telah melunasi biaya, dengan 12 orang di antaranya batal atau menunda keberangkatan.
Untuk mendampingi jemaah, Pemkab Cilacap menyiapkan enam petugas daerah, terdiri dari tiga Tenaga Kesehatan Haji Daerah (TKHD) dan tiga Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI). Dari sisi usia, kelompok terbanyak berada pada rentang 51–60 tahun sebanyak 437 orang, diikuti usia 61–70 tahun sebanyak 375 orang. Jemaah termuda adalah Ahmad Hilmi Akbar (18) dari Kelurahan Tegal Kamulyan, Cilacap Selatan, dan tertua Kasinem (91) dari Desa Maos Lor, Kecamatan Maos.
Berdasarkan latar belakang pendidikan, mayoritas jemaah adalah lulusan SD (396 orang), disusul S1 (322), SLTA (287), SMP (154), diploma (101), dan S2 (20). Dari sisi pekerjaan, didominasi petani (297), PNS (298), swasta (217), ibu rumah tangga (217), dan pedagang (192).
Pemberangkatan dibagi dalam enam kelompok terbang (kloter) melalui embarkasi Solo (SOC): Kloter 76 berangkat 16 Mei (144 jemaah), Kloter 77 pada 17 Mei (395 jemaah), Kloter 78 pada 18 Mei (350 jemaah), Kloter 79 pada 19 Mei (356 jemaah), Kloter 80 pada 19 Mei malam (62 jemaah), dan Kloter 81 pada 20 Mei dini hari (12 jemaah). Seluruh jemaah terlebih dahulu masuk Asrama Haji Donohudan sebelum diterbangkan ke Arab Saudi, dengan kepulangan dijadwalkan mulai 27 hingga 30 Juni 2026.
Perwakilan jemaah, H. Ahmad, menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Cilacap atas fasilitasi pemberangkatan dan pemulangan jemaah, sekaligus memohon doa agar seluruh ibadah berjalan lancar dan jemaah kembali dalam keadaan sehat.
Plt. Bupati Cilacap yang diwakili Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Hasanuddin, menegaskan bahwa ibadah haji merupakan panggilan istimewa yang menuntut kesiapan fisik dan spiritual. “Jaga kesehatan, luruskan niat, serta perbanyak kesabaran dan keikhlasan. Jaga nama baik daerah dan bangsa dengan sikap santun, tertib, serta saling tolong-menolong,” pesannya.
Dalam rangka pembekalan spiritual, jemaah juga menerima tausiyah dari KH. Zuhrul Anam Hisyam asal Banyumas, guna memperkuat pemahaman dan keikhlasan dalam menjalankan ibadah haji.
Editor: Redaksi
Terkait
NYALANUSANTARA, Cilacap- Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke SMAN…
Terkini
NYALANUSANTARA, Semarang – Dinas Perhubungan atau Dishub Kota…
NYALANUSANTARA, KENDAL- Tesla Model Y menjadi salah satu kendaraan…
NYALANUSATARA, JAKARTA- Festival Film Cannes 2026 akan kembali digelar…
NYALANUSANTARA, SUARABAYA- Masalah kesehatan mental remaja kini dinilai menjadi…
NYALANUSANTARA, SURABAYA- Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Airlangga kembali…
NYALANUSANTARA, JAKARTA- Pendukung klub-klub Arsenal, Liverpool, Chelsea, dan Manchester…
NYALANUSANTARA, JAKARTA- Bank Negara Malaysia dan Bank Indonesia resmi…
NYALANUSANTARA, JAKARTA- Tim ekonom Bank Central Asia menilai Tiongkok…
NYALANUSANTARA, Semarang — Proses pewarganegaraan bukan sekadar urusan…
NYALANUSANTARA, Semarang - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menjatuhkan…
NYALANUSANTARA, Semarang – Kanwil Kemenkum Jateng mendukung peningkatan…
Komentar