Akhiri Hidup: Seorang Pemuda Tewas di Rawa Pening dengan Kaki Terikat Tabung Gas dan Aki
NYALANUSANTARA, Ungaran - Warga sekitar kawasan Rawa Pening, Kabupaten Semarang digegerkan dengan penemuan sesosok jenazah laki-laki di area branjang ikan wilayah Desa Bejalen Kecamatan Ambarawa Kabupaten Semarang, Kamis 7 Mei 2026 pagi.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 08.00 WIB di branjang ikan milik Fiktor (36 Th) warga Kupang Kec. Ambarawa. Petugas dari Polsek Ambarawa bersama Tim Inafis Satreskrim Polres Semarang langsung mendatangi lokasi usai menerima laporan dari warga.
Korban diketahui berinisial R (24 Th), warga Desa Sumogawe Kecamatan Getasan Kabupaten Semarang. Berdasarkan informasi yang disampaikan Kapolsek Ambarawa Polres Semarang AKP Ririh Widiastuti SH. MH., di lokasi, korban sebelumnya datang seorang diri ke kawasan wisata Kampoeng Rawa pada Selasa 5 Mei 2026 siang dengan mengendarai sepeda motor.
"Menurut penuturan pemilik branjang, korban datang ke Wisata Kampung Rawa pada Selasa 5 Mei 2026 siang sekitar pukul 13.40 Wib. Dan korban bertemu pemilik Branjang yang kebetulan berada di pelabuhan Kampung Rawa, untuk menyewa branjang hingga Rabu pagi 6 Mei 2026. Selanjutnya korban diantar pemilik Branjang menggunakan Stom (Perahu motor) ke Lokasi," Ungkapnya
Masih menurut AKP Ririh, kepada pemilik branjang korban sempat menyampaikan bahwa akan ada rekannya yang menyusul pada pukul 18.00 Wib dan minta diantarkan. Namun hingga malam tiba, rekan yang dimaksud tidak kunjung datang.
Pemilik branjang sempat menghubungi korban melalui pesan WhatsApp sekitar pukul 19.40 WIB, namun nomor korban sudah tidak aktif dan pemilik branjang tidak menaruh curiga apapun.
Pagi harinya di hari Rabu pagi, Fiktor pemilik branjang menuju ke branjang miliknya, namun korban tidak ditemukan dan Fiktor mendapati 1 buah tabung gas 3 Kg, dan Aki mobil ukuran 70 Ampere yang ada di branjangnya sudah tidak ada.
"Pemilik branjang yang curiga dan mengira bahwa Korban sudah mencuri Aki maupun tabung gas, langsung kembali ke pelabuhan Kampung Rawa untuk mengamankan kendaraan korban di Pos Security sebagai jaminan, dan menunggu etikad baik korban," Tambah Kapolsek.
Keluarga korban dalam hal ini kakak korban Slamet (35 Th), yang mengetahui adiknya sudah meninggalkan rumah sejak Senin 4 Mei 2026, berusaha mencari korban hingga Kampung Rawa pada Rabu Sore. Setelah bertemu dengan Security Kampung Rawa dan menceritakan ciri ciri adiknya, didapati kendaaran yang digunakan adiknya yaitu Mio Soul Merah Hitam tanpa Nopol diamankan di Pos Security.
"Keluarga yang sudah tau kendaraan korban di Kampung Rawa, lalu menuju ke Pemilik branjang untuk melakukan konfirmasi. Setelah bertemu pemilik branjang, pemilik branjang menceritakan bahwa korban pada Rabu pagi sudah dijemput namun tidak di lokasi branjang, bahkan tabung gas dan aki miliknya hilang dari branjang." Jelas AKP Ririh.
Editor: Holy
Terkini
Semarang – Universitas Diponegoro (UNDIP) kembali menorehkan prestasi…
Semarang – Prestasi kembali ditorehkan oleh sivitas akademika…
NYALANUSANTARA, Semarang – Gelandang anyar PSIS Semarang, Syahrian…
Pemkot Semarang-Masyarakat Rawat Harmoni dalam Perayaan Kedatangan Kimsin YS Poo Seng Tay Tee ke-166
NYALANUSANTARA, Semarang - Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang…
NYALANUSANTARA, Semarang – Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng,…
NYALANUSANTARA, Semarang - Perkembangan E-Sport dalam beberapa tahun…
NYALANUSANTARA, Semarang - PSIS Semarang resmi memperpanjang kontrak…
NYALANUSANTARA, Jakarta – Pebalap muda binaan PT Astra…
NYALANUSANTARA, Semarang - PSIS Semarang kembali menambah amunisi…
NYALANUSANTARA, Semarang – Bandara Internasiobal Jenderal Ahmad Yani…
NYALANUSANTARA, Semarang – PT KAI Daop 4 Semarang…
Komentar