Pemprov Jateng dan Udinus Edukasi Siswa SD Tentang Stop Pemborosan Pangan melalui Program MB
NYALANUSANTARA, Semarang– Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) terus mengintensifkan edukasi gerakan stop pemborosan pangan bagi siswa penerima Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kali ini, sasaran kegiatan adalah siswa SDN Miroto 01 Semarang, bekerja sama dengan Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Dian Nuswantoro (Udinus).
Sejumlah mahasiswa Udinus turun langsung ke sekolah untuk menjelaskan dampak membuang makanan terhadap lingkungan. Film animasi bertema food waste yang diproduksi mahasiswa Ilmu Komunikasi digunakan sebagai media edukasi agar lebih mudah dipahami anak-anak.
Mahasiswa Udinus, Jihan Aisya Nugroho, menjelaskan bahwa kampanye ini dilakukan karena masih banyak anak-anak yang menyia-nyiakan makanan tanpa memahami manfaatnya bagi tubuh maupun lingkungan. “Kami mengajak anak-anak untuk lebih menghargai makanan karena makanan yang dibuang dapat berdampak pada lingkungan sekitar,” ujarnya.
Jihan menambahkan, pendekatan terhadap siswa SD relatif lebih mudah karena mereka cepat menerima edukasi baru. Meskipun ada beberapa anak yang kurang menyukai menu tertentu, sebagian besar tetap menghabiskan makanannya. Menurutnya, menu MBG telah disusun dengan gizi seimbang, sehingga penting dikonsumsi secara utuh untuk memberikan energi yang optimal bagi tubuh.
Kepala SDN Miroto 01 Semarang, Sumarni, menyambut positif kegiatan ini. “Kegiatan ini sangat mendidik. Anak-anak jadi memahami manfaat makan buah, sayur, dan pentingnya menghabiskan makanan,” ujarnya. Sumarni berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan untuk membiasakan pola konsumsi pangan sehat pada siswa.
Sementara itu, Kepala Bidang Kerawanan Pangan dan Gizi Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah, Herdini Nur Airianik, menekankan bahwa edukasi ini bertujuan meningkatkan pemahaman siswa terkait konsumsi pangan yang bijak sekaligus mencegah pemborosan. “Hari ini kami melakukan edukasi stop pemborosan pangan di 23 SD Negeri Kota Semarang, bekerja sama dengan mahasiswa Udinus,” jelasnya.
Herdini menambahkan, kegiatan ini juga menjadi sarana mengetahui daya terima siswa terhadap menu MBG yang disediakan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berharap program MBG dapat mendukung terwujudnya generasi yang sehat, cerdas, kuat, ceria, dan berkualitas.
“Kami ingin menyelamatkan pangan dan mengajak anak-anak untuk stop boros pangan,” tegas Herdini. Program percontohan ini akan dievaluasi dan diharapkan dapat diperluas dengan kolaborasi universitas lain di berbagai kabupaten dan kota di Jawa Tengah.
Selain edukasi, Herdini menekankan pentingnya koordinasi dengan SPPG untuk memastikan menu MBG tetap bergizi, aman, dan disukai anak-anak. “Kami memberikan edukasi pentingnya konsumsi pangan yang beragam, bergizi, seimbang, dan aman. Masukan dari guru pendamping akan membantu menyesuaikan menu tanpa mengurangi nilai gizi,” pungkasnya.
Editor: Redaksi
Terkait
NYALANUSANTARA, Semarang– Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng)…
Terkini
Semarang – Universitas Diponegoro (UNDIP) kembali menorehkan prestasi…
Semarang – Prestasi kembali ditorehkan oleh sivitas akademika…
NYALANUSANTARA, Semarang – Gelandang anyar PSIS Semarang, Syahrian…
Pemkot Semarang-Masyarakat Rawat Harmoni dalam Perayaan Kedatangan Kimsin YS Poo Seng Tay Tee ke-166
NYALANUSANTARA, Semarang - Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang…
NYALANUSANTARA, Semarang – Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng,…
NYALANUSANTARA, Semarang - Perkembangan E-Sport dalam beberapa tahun…
NYALANUSANTARA, Semarang - PSIS Semarang resmi memperpanjang kontrak…
NYALANUSANTARA, Jakarta – Pebalap muda binaan PT Astra…
NYALANUSANTARA, Semarang - PSIS Semarang kembali menambah amunisi…
NYALANUSANTARA, Semarang – Bandara Internasiobal Jenderal Ahmad Yani…
NYALANUSANTARA, Semarang – PT KAI Daop 4 Semarang…
Komentar