Bupati Gunungkidul Tinjau Pembangunan Drainase dan Talud di Rejosari untuk Atasi Banjir Tahunan

Bupati Gunungkidul Tinjau Pembangunan Drainase dan Talud di Rejosari untuk Atasi Banjir Tahunan

NYALANUSANTARA, Gunungkidul – Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, melakukan kunjungan kerja ke Padukuhan Rejosari, Kalurahan Kemadang, Kapanewon Tanjungsari, Selasa, 12 Mei 2026, untuk meninjau hasil kegiatan gotong royong pembangunan drainase dan talud yang bertujuan mengatasi banjir tahunan di wilayah tersebut.

Menurut Lurah Kemadang, Sutono, Rejosari—yang sebelumnya dikenal dengan nama Ngalang-ngalang—merupakan salah satu padukuhan dengan jumlah penduduk terbanyak. Meski ekonomi warga meningkat berkat sektor pariwisata dan perikanan, RT 01 Rejosari kerap mengalami banjir setiap tahun akibat ketidakseimbangan debit air masuk dan keluar, yang dikenal secara lokal dengan istilah kesereten. Warga berharap adanya penanganan jangka panjang, termasuk pembangunan embung dan sodetan menuju pantai.

Menanggapi kondisi tersebut, Endah menyampaikan Pemerintah Kabupaten Gunungkidul mengalokasikan anggaran penanggulangan bencana melalui skema gotong royong, khusus untuk wilayah rawan banjir, tanah longsor, atau luweng tersumbat. Ia menegaskan bahwa anggaran ini digunakan untuk pembangunan talud dan drainase. 

“Pada Juni mendatang, akan segera digarap sodetan di dekat SMK Kelautan untuk mengurangi dampak banjir di area sekolah tersebut. Pemerintah juga mempertimbangkan relokasi SMK Kelautan bersama Pemerintah DIY agar fasilitas pendidikan tidak lagi langganan banjir,” ujar Endah.

Di akhir kunjungan, Bupati Endah meresmikan pembangunan drainase dan menyampaikan apresiasi tinggi kepada warga Rejosari atas partisipasi aktif mereka. “Gotong royong adalah sumbangan yang paling mahal karena melibatkan tenaga, waktu, dan pikiran warga. Semoga warga Kemadang selalu diberikan keselamatan dan keberkahan,” pungkas Bupati.
 

preferred sources in Google Searc


Editor: Redaksi

Terkait

Komentar

Terkini