Sigit Mulato, Tukang Bangunan di Klaten yang Sukses Kembangkan Ayam Kampung Unggul Skala Rumahan
NYALANUSANTARA, Klaten— Kunjungan Sambung Rasa Sobo Kandang atau Bunga Soka yang dilakukan Dreamlight World Media (DWM), dengan dukungan PT Eka Farma Semarang, ke peternakan ayam kampung milik Sigit Mulato di Desa Jogosetran, Kecamatan Kalikotes, Kabupaten Klaten, Selasa (12/5/2026), menghadirkan cerita inspiratif.
Sigit Mulato merupakan peternak ayam kampung unggul skala rumah tangga. Menariknya, ia tidak memiliki latar belakang pendidikan peternakan. Pekerjaan utamanya adalah tukang bangunan. Namun, keterbatasan tersebut tidak menghalanginya untuk belajar dan mengembangkan usaha budidaya ayam kampung unggul di lingkungan rumahnya.
Dengan memanfaatkan kandang berukuran sekitar 4 x 4 meter, Sigit mulai membudidayakan ayam kampung unggul untuk memenuhi kebutuhan protein hewani keluarga. Rumahnya yang berada di kawasan perkotaan Klaten juga tidak menjadi hambatan selama pengelolaan kandang dilakukan dengan baik.
Sigit memilih ayam kampung unggul karena komoditas tersebut dinilai memiliki manfaat ganda. Selain dapat menghasilkan telur setiap hari untuk kebutuhan rumah tangga, kelebihan produksinya juga dapat dijual sehingga memberikan tambahan pendapatan secara rutin.
Awal pengembangan usaha tersebut tidak lepas dari bantuan yang pernah diterima Sigit. Pada 2021, ia mendapat bantuan paket ayam kampung unggul dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Jawa Tengah sebanyak enam ekor, terdiri atas lima ayam betina siap bertelur dan satu ayam jantan.
Kemudian, pada 2025, Sigit kembali memperoleh bantuan berupa mesin tetas berkapasitas 50 butir serta 35 butir telur siap tetas. Bantuan tersebut menjadi modal penting bagi Sigit untuk meningkatkan skala budidayanya secara bertahap.
Dari bantuan awal tersebut, Sigit mengembangkan ternaknya dengan tekun. Ia mulai membesarkan ayam dari fase DOC atau anak ayam umur sehari, ayam remaja, hingga ayam dewasa. Usaha tersebut diarahkan untuk memenuhi kebutuhan rumah makan sebagai ayam pedaging, sekaligus menghasilkan indukan ayam untuk produksi telur konsumsi maupun telur tetas.
Salah satu hal yang menarik dari pola budidaya Sigit adalah cara menjaga kesehatan ayam sekaligus mengurangi pencemaran bau di lingkungan sekitar. Ia memanfaatkan tanaman empon-empon seperti jahe dan kunyit, serta daun pepaya sebagai tambahan asupan pakan.
Upaya tersebut dinilai cukup berhasil. Selain membantu menekan kejadian penyakit pada ayam, pengelolaan kandang juga tidak menimbulkan bau menyengat bagi lingkungan sekitar.
Tidak hanya itu, kotoran ayam dari kandang Sigit juga dimanfaatkan oleh kelompok PKK desa setempat untuk mendukung budidaya tanaman sayur. Dengan demikian, limbah peternakan dapat diolah kembali menjadi sesuatu yang bermanfaat.
Untuk menekan biaya pakan, Sigit juga memanfaatkan limbah dapur dan sisa makanan sebagai pakan tambahan. Cara ini membuat usaha ternaknya berjalan lebih hemat sekaligus menerapkan konsep *zero waste*, yakni meminimalkan limbah yang terbuang.
Meski masih berada pada skala rumah tangga, kandang milik Sigit cukup sering dikunjungi peternak lain. Mereka datang untuk belajar atau *ngangsu kawruh* mengenai cara budidaya ayam kampung unggul yang sederhana, hemat, dan ramah lingkungan.
Bagi Sigit, kunci utama dalam menjalankan usaha ternak adalah pantang menyerah, terus belajar, tidak takut bertanya, serta mampu memanfaatkan potensi yang ada di sekitar. Dari kandang kecil di rumahnya, ia membuktikan bahwa budidaya ayam kampung unggul tetap dapat berkembang meski dimulai dari skala sederhana.
Editor: Redaksi
Terkait
NYALANUSANTARA, JAKARTA- Kementerian Pertanian Republik Indonesia bersama Badan Pangan…
Terkini
NYALANUSANTARA, Semarang – PT KAI Daop 4 Semarang…
NYALANUSANTARA,, Yogya - Di tengah pesatnya perkembangan teknologi…
NYALANUSANTARA, Jakarta – PT Astra International Tbk terus…
NYALANUSANTARA, Semarang – Universitas Wahid Hasyim atau Unwahas…
NYALANUSANTARA, Semarang - Universitas Negeri Semarang (UNNES) melalui…
NYALANUSANTARA, Jakarta – Pebalap binaan PT Astra Honda…
NYALANUSANTARA, Semarang – PSIS Semarang kembali memperkuat sektor…
NYALANUSANTARA, Solo— Bursa transfer Persis Solo menjelang kompetisi…
NYALANUSANTARA, Kuningan – Kanwil Kemenkum Jateng melalui Tim…
NYALANUSANTARA, Semarang – PSIS Semarang resmi mendatangkan pemain…
NYALANUSANTARA, Semarang – Kanwil Kemenkum Jateng menggelar Rapat…
Komentar