2.681 Perpustakaan di Jateng Terakreditasi, Nawal Dorong Jadi Penggerak Literasi Digital
NYALANUSANTARA, Pati- Sebanyak 2.681 perpustakaan di Jawa Tengah telah terakreditasi dan memenuhi Standar Nasional Perpustakaan dari Perpustakaan Nasional RI. Capaian itu dinilai menjadi modal penting untuk memperkuat gerakan literasi digital masyarakat.
Bunda Literasi Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin, mengatakan perpustakaan perlu mengambil peran lebih luas, tidak hanya sebagai tempat membaca, tetapi juga sebagai pusat edukasi literasi digital. Menurutnya, penguatan literasi digital penting untuk membantu masyarakat beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan menangkal penyebaran hoaks.
“Hari ini kita melakukan gerakan literasi digital di Jawa Tengah. Ini perlu kita koordinasikan ke semua stakeholder yang ada,” kata Nawal seusai menjadi narasumber kegiatan Penguatan Gerakan Literasi Digital Perpustakaan: Digital Cerdas-Gemar Membaca di Pendopo Kabupaten Pati, Senin (18/5/2026).
Nawal mengatakan, sesuai arahan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, penguatan literasi digital harus dilakukan secara kolaboratif. Gerakan tersebut tidak hanya melibatkan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan, tetapi juga Dinas Pendidikan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, serta para bunda literasi di 35 kabupaten/kota.
Menurut Nawal, kemampuan literasi digital dibutuhkan agar masyarakat memiliki daya pikir kritis dalam menerima informasi. Dengan begitu, masyarakat diharapkan mampu membedakan informasi yang kredibel dan informasi palsu.
“Kita perlu mendampingi masyarakat untuk mengembangkan kecerdasan melalui literasi digital, agar mampu berpikir kritis dan memahami mana informasi yang kredibel dan mana yang hoaks,” ujar Nawal.
Ia menambahkan, kemampuan masyarakat dalam beradaptasi dengan perkembangan teknologi juga perlu terus diperkuat. Hal itu penting agar Jawa Tengah tidak tertinggal dalam menghadapi perubahan zaman.
Berdasarkan data Perpusnas RI 2025, dari total 2.681 perpustakaan terakreditasi di Jawa Tengah, sebanyak 788 merupakan perpustakaan umum. Jumlah itu terdiri atas 752 perpustakaan desa/kelurahan, 35 perpustakaan kabupaten/kota, dan satu perpustakaan provinsi.
Selain itu, terdapat 70 perpustakaan perguruan tinggi yang telah terakreditasi. Sementara perpustakaan sekolah terakreditasi tercatat sebanyak 1.799 unit, terdiri atas 370 perpustakaan SMA/SMK/MA, 693 perpustakaan SMP/MTs, 733 perpustakaan SD/MI, satu perpustakaan SLB, dan dua perpustakaan PAUD.
Adapun perpustakaan khusus yang telah terakreditasi di Jawa Tengah berjumlah 24 unit. Jumlah tersebut meliputi 18 perpustakaan khusus, empat perpustakaan di lembaga pemasyarakatan, dan dua perpustakaan milik rumah ibadah.
Editor: Redaksi
Terkait
NYALANUSANTARA, Rembang – Peringatan Hari Kartini di Kabupaten…
Terkini
NYALANUSANTARA, Semarang - Satlantas Polrestabes Semarang bersama Dinas…
NYALANUSANTARA, Semarang – Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani…
NYALANUSANTARA, Ungaran - Polres Semarang mengungkap kasus tindak…
NYALANUSANTARA, Ungaran - Aksi penjambretan terjadi di Jalan…
NYALANUSANTARA, Ungaran -- Kebakaran lahan terjadi di area…
NYALANUSANTARA, JAKARTA- Hyundai i30 Sedan generasi terbaru dipastikan hadir…
Semarang – Kawasan Lapangan Pancasila Simpang Lima Kota…
NYALANUSANTARA, Karimunjawa — Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani…
NYALANUSANTARA, Jakarta – Telkomsel meluncurkan Halo Optima, evolusi…
NYALANUSANTARA, Semarang - Warga yang berolahraga di Lapangan…
NYALANUSANTARA, Semarang - Kota Semarang bersiap menjadi pusat…

Komentar