Pemkot Pekalongan Dukung Sensus Ekonomi 2026, BPS Siapkan 251 Petugas

Pemkot Pekalongan Dukung Sensus Ekonomi 2026, BPS Siapkan 251 Petugas

NYALANUSANTARA, Pekalongan– Pemerintah Kota Pekalongan menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Sensus tersebut dinilai penting sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi yang lebih tepat sasaran.

Dukungan itu disampaikan Wakil Wali Kota Pekalongan, Hj. Balgis Diab, saat membuka Pelatihan Petugas Sensus Ekonomi 2026 yang digelar Badan Pusat Statistik Kota Pekalongan di Hotel Aston Pekalongan, Rabu (3/6/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Balgis mengapresiasi Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Pekalongan yang telah melibatkan ratusan tenaga kerja lokal sebagai petugas sensus. Menurutnya, proses seleksi dan pelatihan menjadi bagian penting untuk menghasilkan petugas yang kompeten dan profesional.

"Terkait pelatihan sensus untuk para petugas ini, kami tentu sangat berterima kasih kepada BPS Kota Pekalongan. Walaupun jumlah tenaga yang diserap cukup banyak, kami yakin BPS telah melakukan proses seleksi secara optimal," tutur Balgis.

Balgis mengatakan, keberhasilan Sensus Ekonomi tidak hanya bergantung pada metode pendataan. Kualitas petugas juga menjadi faktor penting karena mereka akan berhadapan langsung dengan masyarakat.

Ia berharap para petugas mengikuti pelatihan dengan serius agar memahami konsep, teknis pendataan, serta cara berkomunikasi di lapangan.

"Kami berharap para petugas dapat mengikuti pelatihan dengan serius sehingga mampu menerima seluruh materi dan wawasan yang disampaikan instruktur dengan baik. Dengan demikian, mereka dapat bekerja secara profesional di lapangan," ujarnya.

Balgis juga mengajak masyarakat Kota Pekalongan ikut menyukseskan Sensus Ekonomi 2026. Ia meminta masyarakat memberikan informasi secara jujur dan tidak khawatir terhadap kerahasiaan data.

"Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Pekalongan untuk menyukseskan Sensus Ekonomi 2026 ini. Hasil pendataan yang dilakukan akan menentukan arah pembangunan ekonomi, baik di Kota Pekalongan maupun secara nasional," tegasnya.

Sementara itu, Kepala BPS Kota Pekalongan, Hayu Wuranti, menjelaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 di Kota Pekalongan melibatkan 251 petugas. Jumlah tersebut terdiri atas 221 pendata lapangan dan 30 pengawas atau pemeriksa lapangan.


Editor: Redaksi

Terkait

Komentar

Terkini