Bupati dan Forkopimda Pemalang Teken Pakta Integritas SPMB SD dan SMP Tahun 2026

Bupati dan Forkopimda Pemalang Teken Pakta Integritas SPMB SD dan SMP Tahun 2026

NYALANUSANTARA, Pemalang– Bupati Pemalang Anom Widiyantoro bersama unsur Forkopimda dan kepala organisasi perangkat daerah terkait menandatangani Pakta Integritas Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru atau SPMB jenjang SD dan SMP Tahun 2026.

Penandatanganan berlangsung di halaman Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Pemalang, Rabu (3/6/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Kapolres Pemalang, Kajari Pemalang, perwakilan Kodim 0711/Pemalang, perwakilan Plh Sekda Pemalang, serta kepala OPD terkait.

Penandatanganan pakta integritas menjadi bentuk komitmen bersama untuk memastikan pelaksanaan SPMB Tahun 2026 berjalan sesuai ketentuan. Proses penerimaan murid baru diharapkan berlangsung objektif, transparan, akuntabel, dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Pemalang.

Bupati Pemalang Anom Widiyantoro mengatakan, pakta integritas tersebut menjadi wujud komitmen pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan dalam melaksanakan SPMB sesuai regulasi nasional.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Pemalang, kami telah menandatangani pakta integritas baik secara pribadi maupun jabatan yang melekat dalam pelaksanaan SPMB Tahun 2026. Ini merupakan komitmen bersama untuk melaksanakan SPMB sesuai ketentuan dan regulasi yang berlaku secara nasional,” kata Anom.

Anom menyampaikan, pelaksanaan SPMB Tahun 2026 juga mendapat perhatian dan pemantauan dari Pemerintah Provinsi. Hal itu dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai aturan.

Menurutnya, penandatanganan pakta integritas tidak hanya menjadi simbol komitmen. Kegiatan ini juga menunjukkan profesionalisme, kepatuhan terhadap aturan, serta upaya menjaga prinsip keadilan dalam penerimaan murid baru.

“Yang paling penting adalah berkeadilan dan mencegah berbagai bentuk penyimpangan yang dapat merugikan calon peserta didik serta mencederai prinsip-prinsip keadilan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Pemalang,” ujarnya.

Anom menambahkan, meskipun penerimaan murid baru menjadi agenda rutin setiap tahun, seluruh pihak tetap perlu memperkuat integritas, transparansi, dan akuntabilitas.


Editor: Redaksi

Terkait

Komentar

Terkini