Pemprov Jateng Percepat Perbaikan Jalan Rusak di Blora, Anggaran Perubahan Disiapkan

Pemprov Jateng Percepat Perbaikan Jalan Rusak di Blora, Anggaran Perubahan Disiapkan

NYALANUSANTARA, Semarang— Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mempercepat penanganan dan perbaikan infrastruktur jalan di Kabupaten Blora. Selain proyek yang saat ini sedang berjalan, Pemprov Jateng juga menyiapkan skema penguatan anggaran melalui perubahan APBD untuk memperbaiki ruas jalan yang masih mengalami kerusakan berat.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengatakan, sejumlah pekerjaan perbaikan jalan di Blora telah dilaksanakan dan akan diperkuat melalui pembahasan anggaran perubahan pada September 2026.

"Blora sudah. Saat ini jalan kita jalankan. Bahkan September nanti kita ubah terkait anggaran perubahan. Jalan-jalan yang belum maksimal akan kita maksimalkan," kata Luthfi usai rapat koordinasi dengan kementerian di Semarang, belum lama ini.

Menurutnya, penyesuaian anggaran diperlukan untuk mengoptimalkan perbaikan infrastruktur di tengah keterbatasan alokasi dana. Salah satu langkah yang akan ditempuh adalah merevitalisasi sejumlah pos anggaran, termasuk dana Pokok-Pokok Pikiran (Pokir), agar dapat diarahkan untuk mendukung pembangunan dan perbaikan infrastruktur.

"Di perubahan nanti kita ubah. Pokir dan lain sebagainya kita revitalisasi untuk diarahkan pada revitalisasi lahan dan infrastruktur," ujarnya.

Luthfi juga menanggapi aksi protes warga yang sebelumnya menanam pohon pisang di sejumlah ruas jalan rusak di Blora. Ia memastikan kondisi saat ini telah kondusif karena proses pembangunan jalan sedang berlangsung.

"Sudah tidak ada. Pohon pisangnya juga sudah tidak ada. Kita bangun," tegasnya.

Ia menjelaskan, pada tahun anggaran 2025 telah dialokasikan dana sebesar Rp75 miliar untuk penanganan jalan di wilayah Blora. Dari jumlah tersebut, Rp45 miliar diperuntukkan bagi jalan provinsi dan Rp30 miliar untuk jalan kabupaten/kota.

Anggaran tersebut digunakan untuk merekonstruksi ruas jalan yang mengalami kerusakan, termasuk jalan berlubang yang masih ditemukan di sejumlah titik.

Lebih lanjut, Luthfi mengatakan evaluasi kondisi jalan akan terus dilakukan secara berkala. Langkah itu diperlukan untuk memetakan kerusakan baru yang muncul akibat tingginya intensitas hujan dalam beberapa waktu terakhir.

preferred sources in Google Searc


Editor: Redaksi

Terkait

Komentar

Terkini