Bimtek Tim Pembina Posyandu Samigaluh Dorong Pelayanan Kesehatan Lebih Berkualitas

Bimtek Tim Pembina Posyandu Samigaluh Dorong Pelayanan Kesehatan Lebih Berkualitas

NYALANUSANTARA, Kulon Progo— Dinas Kesehatan Kabupaten Kulon Progo menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Tim Pembina Posyandu Tingkat Kapanewon di Aula Kapanewon Samigaluh, Kamis (11/6/2026). Kegiatan ini bertujuan memperkuat pembinaan dan pengembangan Posyandu di wilayah Samigaluh.

Acara diikuti anggota Tim Pembina Posyandu dari berbagai unsur lintas sektor yang tergabung dalam Surat Keputusan Tim Pembina Posyandu. Bimtek di Samigaluh merupakan rangkaian kedua dari lima kegiatan serupa yang direncanakan tahun 2026, setelah sebelumnya dilaksanakan di Kapanewon Nanggulan pada 12 Mei 2026.

Berbeda dengan pelatihan satu arah, Bimtek kali ini dikemas secara partisipatif melalui Focus Group Discussion, diskusi kelompok, dan refleksi bersama. Peserta diajak mengevaluasi pelaksanaan tugas, menelaah capaian, serta membahas kendala dalam pembinaan Posyandu.

Kegiatan dipandu tim Dinas Kesehatan Kabupaten Kulon Progo yang dipimpin Andri Susilaningdyah, SKM, MPH. Ia menekankan peran strategis Posyandu dalam mendukung Transformasi Layanan Primer melalui pelayanan kesehatan berbasis siklus hidup.

“Tim Pembina Posyandu memiliki posisi sangat penting dalam memastikan Posyandu mendapatkan dukungan dari berbagai sektor. Melalui pembinaan yang terarah dan kolaboratif, Posyandu akan semakin mampu memberikan pelayanan berkualitas dan menjawab kebutuhan masyarakat,” ujar Andri.

Selama Bimtek, peserta berbagi pengalaman, praktik baik, capaian program, serta hambatan di wilayah masing-masing. Diskusi ini menghasilkan gagasan dan solusi untuk memperkuat penyelenggaraan Posyandu di tingkat kalurahan.

Selain evaluasi, peserta juga menyusun program kerja sebagai arah pembinaan Posyandu ke depan, serta merumuskan isu yang menjadi prioritas tindak lanjut. Pada akhir kegiatan, disusun Rencana Tindak Lanjut (RTL) yang memuat langkah konkret untuk menjawab permasalahan yang teridentifikasi, sekaligus memperkuat koordinasi lintas sektor.

Melalui kegiatan ini, Tim Pembina Posyandu diharapkan semakin memahami peran dan fungsinya, membangun sinergi antarsektor, serta menjadi penggerak layanan dasar yang dekat dan mudah diakses masyarakat.

“Posyandu yang kuat lahir dari kolaborasi hebat. Ketika semua pihak bergerak bersama, masyarakatlah yang akan merasakan manfaatnya,” demikian pesan yang mengemuka dalam kegiatan tersebut.
 


Editor: Redaksi

Terkait

Komentar

Terkini