Penjualan Mobil China di Indonesia Melonjak 72 Persen, Kuasai 17,6 Persen Pasar Nasional

Penjualan Mobil China di Indonesia Melonjak 72 Persen, Kuasai 17,6 Persen Pasar Nasional

XINHUA

NYALANUSANTARA, JAKARTA- Penjualan grosir mobil merek China di Indonesia menunjukkan pertumbuhan signifikan sepanjang Januari hingga Mei 2026. Berdasarkan data terbaru Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), volume penjualan mencapai 63.274 unit atau meningkat 72 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Capaian tersebut membuat merek-merek otomotif asal China menyumbang sekitar 17,6 persen dari total penjualan kendaraan nasional. Sejumlah produsen seperti BYD, Jaecoo, Wuling, hingga Geely menjadi pemain penting, terutama pada segmen kendaraan energi baru atau New Energy Vehicle (NEV) berbasis baterai listrik.

BYD menjadi merek China dengan penjualan tertinggi selama lima bulan pertama tahun ini. Produsen kendaraan listrik tersebut mencatat distribusi sebanyak 17.993 unit. Posisi berikutnya ditempati Jaecoo dengan 14.284 unit, sedangkan Wuling membukukan penjualan 6.534 unit.

Tingginya penjualan tersebut turut mengantarkan BYD dan Jaecoo masuk dalam daftar 10 merek kendaraan terlaris di Indonesia pada 2026. Keduanya masing-masing menempati posisi keenam dan ketujuh secara nasional.

Selain tiga merek tersebut, sejumlah produsen China lainnya juga mencatatkan pertumbuhan yang lebih tinggi dibandingkan rata-rata pertumbuhan pasar otomotif nasional. GAC Aion, misalnya, berhasil membukukan kenaikan penjualan sebesar 84 persen, sementara Great Wall Motor (GWM) mencatat pertumbuhan hampir 200 persen.

Perkembangan industri otomotif China di Indonesia tidak hanya terlihat dari peningkatan penjualan domestik, tetapi juga dari aktivitas produksi lokal yang semakin berkembang. Sejumlah pabrikan kini telah merakit kendaraan mereka di Indonesia dan menjadikan fasilitas tersebut sebagai basis ekspor.

Wuling menjadi salah satu contoh produsen yang memanfaatkan Indonesia sebagai pusat produksi regional. Dalam periode Januari hingga Mei 2026, ekspor kendaraan Wuling yang diproduksi di dalam negeri mencapai 1.188 unit. Ekspor tersebut dilakukan dalam bentuk kendaraan utuh maupun Completely Knocked Down (CKD).

Meningkatnya penjualan dan produksi kendaraan merek China menunjukkan semakin kuatnya posisi produsen asal Negeri Tirai Bambu di pasar otomotif Indonesia. Dukungan terhadap kendaraan listrik, investasi manufaktur lokal, serta strategi ekspor menjadi faktor utama yang mendorong pertumbuhan mereka dalam beberapa tahun terakhir.


Editor: Lulu

Komentar

Terkini