1.872 Petugas Siap Sisir 11.000 RT di Banyumas, Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai

1.872 Petugas Siap Sisir 11.000 RT di Banyumas, Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai

NYALANUSANTARA, Purwokerto— Sebanyak 1.872 petugas pendataan resmi dikerahkan untuk menyisir lebih dari 11.000 Rukun Tetangga (RT) di Kabupaten Banyumas dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026. Kick-off pendataan ditandai dengan apel besar yang dipimpin langsung Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono di depan Gedung Sasanakrida, GOR Satria Purwokerto, Senin (15/6/2026). Pendataan akan berlangsung hingga 31 Agustus 2026.

Kepala BPS Kabupaten Banyumas, Moh. Fatichuddin, menjelaskan setiap petugas akan menangani sekitar 7 hingga 8 RT atau setara dengan kurang lebih 300 kepala keluarga.

"Jumlah petugas 1.872 mencakup 11.000 lebih RT yang ada di Banyumas. Jadi satuannya adalah satuan RT, kurang lebih satu petugas menangani sekitar 7 hingga 8 RT, ekuivalen dengan kurang lebih 300 KK," ujarnya.

Fatichuddin juga mengungkapkan bahwa SE 2026 kali ini menjangkau sektor yang belum pernah dipetakan secara mendalam sebelumnya, yakni ekonomi digital.

"Kami mencoba menggali sektor industri digital. Kami berharap masyarakat yang melakukan kegiatan ekonomi digital tolong diinformasikan juga, karena sektor ekonomi digital cenderung bergerak di balik layar sehingga mungkin tidak terlihat secara langsung oleh para petugas," jelasnya.

Bupati Sadewo dalam sambutannya menegaskan apel besar ini bukan sekadar seremonial, melainkan momentum membangun komitmen bersama seluruh petugas.

"Saudara sekalian adalah ujung tombak keberhasilan Sensus Ekonomi 2026. Keakuratan data yang dihasilkan tergantung pada ketelitian, kedisiplinan, dan komitmen saudara dalam menjalankan tugas ini," tegasnya.

Sadewo menambahkan, data hasil sensus akan menjadi dasar perumusan kebijakan pembangunan, mulai dari penguatan UMKM, peningkatan investasi, penciptaan lapangan kerja, hingga pengentasan kemiskinan di Banyumas.

Salah seorang petugas sensus dari Kelurahan Sokanegara, Kecamatan Purwokerto Timur, Rofii Muzaki, menyatakan kesiapannya turun ke lapangan setelah mengikuti pelatihan pengolahan data.

"Kami siap terjun langsung ke masyarakat, menjadi petugas sensus yang santun, jujur, dan bisa menjaga kerahasiaan data masyarakat Banyumas," ujarnya.

preferred sources in Google Searc


Editor: Redaksi

Terkait

Komentar

Terkini