Dicopot dari Ketua DPC PPP Wonosobo, Gus Itab Bantah Suara Partai Anjlok
NYALANUSANTARA, Wonosobo— Khairullah Al Mujtaba atau akrab disapa Gus Itab angkat bicara soal polemik pencopotan dirinya dari jabatan Ketua DPC PPP Wonosobo. Ia menepis keras pernyataan Ketua DPW PPP Jawa Tengah, Suyono, yang menjadikan anjloknya perolehan suara PPP Wonosobo pada Pemilu 2024 sebagai alasan pencopotan tersebut.
"Tidak benar jika dikatakan perolehan PPP Wonosobo di Pemilu 2024 anjlok. Pada Pemilu 2019 PPP dapat 28.416 suara, sedang di Pemilu 2024 naik menjadi 31.423. Di Pilkada 2024, paslon Gus Itab-Sidqi juga memperoleh 13.425 suara, lebih besar dari perolehan suara PPP di pemilu legislatif," tegasnya.
Soal berkurangnya kursi PPP di DPRD Wonosobo — dari 3 kursi menjadi 2 kursi — Gus Itab memiliki penjelasan tersendiri. Menurutnya, penurunan itu bukan cerminan kinerja ketuanya, melainkan akibat gagalnya tiga calon anggota legislatif incumbent mempertahankan kursi masing-masing.
"Humam Hasani di Dapil Kejajar, Garung, dan Mojotengah; Udik Ridawan di Dapil Kertek-Kalikajar; serta Muhammad Farid di Dapil Kalibawang, Kaliwiro, dan Wadaslintang — justru kursinya tumbang. Yang berhasil malah kader baru, yakni Ma'arif dan Husnul Majazi," bebernya.
Gus Itab juga menyentil fakta yang menurutnya kerap diabaikan: PPP Jawa Tengah sendiri mengalami penurunan kursi dari 9 menjadi 6 di Pemilu 2024 — saat Suyono masih menjabat Sekretaris DPW PPP Jateng. Penurunan suara dan kursi PPP, lanjutnya, juga terjadi secara nasional.
"Jika alasan pencopotan saya dari jabatan Ketua DPC PPP karena perolehan suara pemilu turun, itu sungguh sangat mengada-ada. Kalau mau dievaluasi, ya harus dievaluasi semua — dari tingkat DPP, DPW, hingga DPC PPP secara keseluruhan," tandasnya.
Ia pun mengaku heran dengan sikap DPW yang mengklaim melakukan evaluasi, namun Ketua DPW Suyono sendiri tidak pernah turun langsung ke Wonosobo untuk melakukan konsolidasi partai.
Muscab Sudah Sesuai AD/ART, Suyono pun Hadir
Gus Itab menegaskan bahwa terpilihnya kembali dirinya sebagai Ketua DPC PPP Wonosobo periode kedua telah melalui proses yang sah sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) PPP. Proses itu dimulai dari usulan di tingkat PAC, dilanjutkan Musyawarah Cabang (Muscab), hingga penetapan oleh Tim Formatur di Pondok Pesantren Al Asy'ariyyah Kalibeber, Mojotengah, Wonosobo.
Yang lebih mengejutkan, Muscab tersebut dihadiri langsung dan dibuka oleh Ketua DPW PPP Jateng, Suyono, bersama lima DPC PPP wilayah Kedu. "Jadi kurang apa saya ini? Semua proses sudah dilalui," ujar Gus Itab.
Meski demikian, hingga kini ia mengaku belum menerima Surat Keputusan (SK) dari DPP PPP sebagai Ketua DPC PPP Wonosobo untuk periode keduanya. "Intinya DPP dan DPW PPP Jateng tidak suka pada saya menjadi Ketua DPC PPP Wonosobo, tanpa alasan yang jelas," katanya.
Editor: Redaksi
Terkait
NYALANUSANTARA, Semarang– Konflik internal mengguncang Partai Persatuan Pembangunan…
Terkini
NYALANUSANTARA, Semarang - Program Studi Doktor Ilmu Lingkungan…
NYALANUSANTARA, Jakarta -- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menuntaskan…
NYALANUSANTARA, Surakarta - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh…
Genre horor Indonesia kembali menghadirkan warna baru melalui…
Film horor Asia kembali menyapa penonton Indonesia melalui…
NYALANUSANTARA, Banyumas – Kementerian Hukum melalui Kanwil Kemenkum…
NYALANUSANTARA, JAKARTA- Samsung dikabarkan akan menaikkan harga lini ponsel…
NYALANUSANTARA, JEPARA- Asus resmi memperkenalkan Vivobook 14 dan Vivobook…
NYALANUSANTARA, KENDAL- Dell resmi memperkenalkan jajaran workstation terbaru Dell…
NYALAUSANTARA, BLORA- Samsung dikabarkan tengah mempersiapkan peluncuran seri tablet…
Film I, Nobody resmi tayang di bioskop pada…
Komentar