Indonesia dan China Gencar Dorong Kerja Sama Keuangan

Indonesia dan China Gencar Dorong Kerja Sama Keuangan

NYALANUSANTARA, JAKARTA- Hubungan ekonomi antara Indonesia dan Tiongkok terus menunjukkan penguatan, terutama di sektor keuangan dan moneter. Dalam beberapa pekan terakhir, kedua negara memperluas berbagai bentuk kerja sama strategis, mulai dari penguatan koordinasi bank sentral hingga rencana penerbitan Panda Bond oleh pemerintah Indonesia.

Panda Bond Jadi Instrumen Pembiayaan Baru

Sebagai bagian dari persiapan penerbitan Panda Bond, Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa melakukan kunjungan kerja ke Tiongkok untuk bertemu dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk kementerian keuangan, bank sentral, investor, dan lembaga pembangunan multilateral.

Panda Bond merupakan obligasi berdenominasi yuan yang diterbitkan oleh entitas asing di pasar keuangan domestik Tiongkok. Instrumen ini direncanakan menjadi salah satu sumber pembiayaan bagi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), sekaligus memperluas basis investor internasional dan mendiversifikasi sumber pendanaan pemerintah.

Sebelumnya, Indonesia telah lebih dulu sukses menerbitkan Dim Sum Bond, yaitu obligasi yuan yang dipasarkan di luar daratan Tiongkok. Pada Oktober 2025, pemerintah berhasil menghimpun dana sebesar 6 miliar yuan, kemudian meningkat menjadi 9,25 miliar yuan pada penerbitan berikutnya pada Februari 2026.

Dukungan Pembiayaan AIIB Capai US$17 Miliar

Kunjungan Purbaya juga menghasilkan penguatan kerja sama dengan Asian Infrastructure Investment Bank. Indonesia memperoleh komitmen dukungan pembiayaan senilai 17 miliar dolar AS untuk periode 2025–2029.

Dukungan tersebut diharapkan dapat membantu pembiayaan berbagai proyek pembangunan nasional, terutama di sektor infrastruktur dan pengembangan ekonomi berkelanjutan.

Selain bertemu investor, Purbaya juga melakukan pertemuan dengan Menteri Keuangan Tiongkok, Lan Fo'an, guna membahas penguatan hubungan ekonomi dan peluang kerja sama pembiayaan di masa mendatang.

Bank Indonesia dan PBOC Perkuat Kerja Sama Moneter


Editor: Lulu

Komentar

Terkini