Apindo: Jateng Mampu Saingi Vietnam sebagai Tujuan Investasi, Kendal Catat Pertumbuhan 9 Persen

Apindo: Jateng Mampu Saingi Vietnam sebagai Tujuan Investasi, Kendal Catat Pertumbuhan 9 Persen

NYALANUSANTARA, Semarang— Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Pusat menilai Jawa Tengah berpotensi menjadi daerah paling kompetitif untuk investasi di Indonesia, bahkan mampu bersaing langsung dengan Vietnam. Penilaian itu disampaikan Ketua Bidang Ketenagakerjaan Apindo Pusat, Bob Azam, saat melakukan audiensi dengan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi di Semarang, Kamis (18/6/2026).

Bob menyebut sejumlah keunggulan Jawa Tengah yang menjadi dasar penilaian tersebut: wilayah strategis, infrastruktur yang terus berkembang, tenaga kerja kompetitif, serta beberapa kawasan industri yang telah mencatat pertumbuhan luar biasa. Kabupaten Kendal, misalnya, membukukan pertumbuhan ekonomi sekitar 9 persen pada 2025 — jauh melampaui rata-rata nasional. Selain itu, beberapa daerah di Jawa Tengah juga memiliki Incremental Capital Output Ratio (ICOR) yang cukup rendah, pertanda efisiensi investasi yang baik.

"Jadi untuk kompetisi dengan Vietnam dan negara lain tidak perlu Indonesia, cukup Jawa Tengah saja," ujar Bob.

Apindo juga memberikan dukungan terhadap upaya Pemprov Jawa Tengah memperkuat infrastruktur penunjang kawasan industri, khususnya revitalisasi Pelabuhan Tanjung Emas serta rencana pembangunan *dry port* di Batang dan Kendal. Menurut Bob, kelengkapan infrastruktur akan semakin mengukuhkan posisi Jawa Tengah sebagai tujuan investasi unggulan.

Gubernur Ahmad Luthfi menyambut dukungan tersebut dan menegaskan bahwa investasi adalah salah satu syarat utama pertumbuhan ekonomi daerah yang tidak bisa digantikan sepenuhnya oleh anggaran pemerintah. "Kita tidak bisa hanya mengandalkan APBD dalam membangun wilayah, tetapi ada juga investasi," katanya.

Luthfi menyebutkan letak geografis Jawa Tengah yang berada di antara Jawa Timur dan Jawa Barat sebagai keunggulan tersendiri, ditambah kemudahan perizinan investasi yang terus diperbaiki. Ia mengaku telah berkali-kali berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk mempercepat revitalisasi Pelabuhan Tanjung Emas dan pembangunan dry port di Kawasan Industri Batang dan Kendal.

Selain memperbaiki iklim investasi dari dalam, Luthfi dan jajarannya juga aktif mempromosikan potensi investasi Jawa Tengah kepada calon investor dalam negeri maupun mancanegara.
 

preferred sources in Google Searc


Editor: Redaksi

Terkait

Komentar

Terkini