Suami di Semarang Tusuk Istrinya saat Ambil Rapor Anak

Suami di Semarang Tusuk Istrinya saat Ambil Rapor Anak

NYALANUSANTARA, Semarang - Seorang perempuan berinisial AY (25) menjadi korban penusukan yang diduga dilakukan suaminya sendiri, F (29), saat hendak mengambil rapor anak di SD Kalipancur 02, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, Jumat 19 Januari 2026.

Kasihumas Polrestabes Semarang, Riki Fahmi Mubarok, mengatakan pelaku dan korban sebelumnya telah lama mengalami permasalahan rumah tangga. Bahkan, korban telah mengajukan gugatan cerai terhadap suaminya dan keduanya sudah cukup lama tidak bertemu.

"Pelaku berinisial F (29) yang beralamat di Kalialang memiliki permasalahan keluarga dengan istrinya berinisial AY (25) yang beralamat di Panjangan, Semarang Barat. Korban sebelumnya sudah mengajukan gugatan perceraian dan sudah lama tidak bertemu dengan pelaku," ujar Kompol Riki Fahmi Mubarok.

Menurutnya, pelaku mendatangi sekolah saat mengetahui istrinya akan mengambil rapor anak. Di lokasi tersebut, pelaku kemudian melakukan penyerangan menggunakan obeng yang telah dimodifikasi.

"Saat istrinya akan mengambil rapor anak di SD Kalipancur, pelaku mendatangi korban dan melakukan penusukan sebanyak tiga sampai empat kali," katanya.

Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka tusuk di sejumlah bagian tubuh, terutama area punggung, bahu, dan pinggul. Korban kemudian dilarikan ke Rumah Sakit William Booth Semarang untuk mendapatkan perawatan medis.

"Korban mengalami luka pada bagian bahu dan pinggul, serta beberapa luka tusuk di area punggung. Saat ini masih menjalani perawatan di Rumah Sakit William Booth," jelasnya.

Usai kejadian, jajaran Polsek Ngaliyan langsung mengamankan pelaku dan melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi. Polisi juga telah mendatangi rumah sakit untuk meminta keterangan korban.

"Polsek Ngaliyan sudah mengamankan terduga pelaku dan memeriksa beberapa saksi. Kami juga mendatangi korban yang saat ini dirawat di rumah sakit," ungkap Riki.

Dari hasil penyelidikan awal, polisi menduga aksi tersebut telah direncanakan sebelumnya. Hal itu diperkuat dengan temuan alat yang digunakan pelaku berupa obeng yang telah dimodifikasi.

preferred sources in Google Searc


Editor: Holy

Terkait

Komentar

Terkini