SCU Pamerkan Hasil Karya Dampingan KKU hingga KKN Tematik 2026

SCU Pamerkan Hasil Karya Dampingan KKU hingga KKN Tematik 2026

NYALANUSANTARA. Semarang – Suasana kampus Soegijapranata Catholic University atau SCU di Bendan Duwur Semarang ada yang beda pada Selasa 30 Juni 2026 pagi. Kampus Ini menggelar Expo KKU, KKS dan KKN tematik 2026.

Ada 136 mitra yang dampingan yang dipamerkan, mulai dari UMKM kuliner, UMKM Pakaian, PKK, hingga promosi pariwisata. Sementara mahasiswa peserta KKU, KKS dan KKN Tematik mencapai 850 orang. Sebelum expo, mereka telah melaksanakan program selama kurang lebih satu bulan.

Expo itu secara resmi dibuka oleh Rektor SCU Ir. Robertus Setiawan Aji Nugroho, S.T, M.Comp.IT, Ph.D dan Wakil Wali Kota Semarang Iswar Aminuddin.

“Tentu semua ini terlaksana berkat Kerjasama dengan Pemerintah Kota Semarang. Kalau selama ini ada KKN yang live in, kami ada KKU KKS yang Kembali lagi kepada warga Kota Semarang. Mereka bisa belajar mendampingi Masyarakat dalam berbagai hal,” kata Rektor yang akrab disapa Aji.

Adapun KKN Tematik yakni peserta Kembali ke almamater SMA dan mengembangkan hal-hal yang kurang dari sekolahnya.

“Kalau KKN tematik, mereka bisa mengembangkan branding kekinian, lalu pembelajaran yang menyenangkan dan lain-lain,” ucapnya.

Wakil Wali Kota Semarang Iswar Aminuddin mengapresiasi dampak nyata yang dirasakan pelaku usaha mikro dan PKK dari proses pendampingan tersebut. Ia menyebut sejumlah UMKM bahkan sempat menolak pesanan karena kapasitas produksi belum mampu mengimbangi tingginya permintaan pasar setelah mendapat pendampingan.

"Ini adalah sebuah peluang yang sangat besar bahwa ternyata permintaan masyarakat dari hasil karya nyata anak-anak mahasiswa membuat mereka kewalahan menerima order dari konsumen," ujar Iswar.

Ia menilai temuan tersebut menjadi sinyal bahwa pendampingan ke depan perlu diperluas, tidak hanya pada aspek pemasaran, tetapi juga peningkatan kapasitas produksi agar pelaku usaha mikro dapat tumbuh lebih optimal.

Lebih jauh, Iswar mengaitkan kegiatan pengabdian masyarakat ini dengan strategi besar Pemerintah Kota Semarang dalam mengelola kawasan aglomerasi. Ia mendorong Soegijapranata Catholic University untuk terus memperluas jangkauan KKN hingga ke desa-desa di sekitar Kota Semarang, sebagai bagian dari upaya menjaga keseimbangan ekonomi kawasan penyangga.

preferred sources in Google Searc


Editor: Holy

Komentar

Terkini